JawaPos.com - Pemerintahan Presiden Donald Trump resmi membuka akses publik terhadap dokumen-dokumen rahasia UFO yang selama puluhan tahun tersimpan di lembaga pemerintah Amerika Serikat.
Pentagon pada Jumat (8/5) meluncurkan situs khusus berisi arsip Unidentified Anomalous Phenomena (UAP) yang dapat diakses tanpa izin keamanan khusus.
Dalam deskripsinya, pemerintah menyebut langkah ini sebagai upaya transparansi terbesar terkait fenomena UFO di AS.
Dalam tahap awal, lebih dari 160 file dirilis ke publik, mencakup lebih dari 400 insiden misterius dari era Perang Dunia II hingga laporan modern.
Dokumen yang dipublikasikan berisi video militer, foto objek aneh, laporan saksi mata, hingga komunikasi astronaut NASA saat menjalankan misi luar angkasa.
Baca Juga: Benjamin Voortmans Tegaskan Jisoo BLACKPINK Tidak Salah dalam Kasus Pengembalian Busana
Donald Trump sebelumnya sudah memberi sinyal mengenai pembukaan arsip tersebut.
Dalam acara politik konservatif bulan lalu, ia mengatakan Departemen Pertahanan akan merilis 'dokumen sangat menarik' terkait UFO.
Gedung Putih menilai masyarakat Amerika selama ini menuntut transparansi lebih besar mengenai fenomena udara misterius yang sering muncul dalam laporan militer maupun penerbangan sipil.
“Rakyat Amerika kini bisa mengakses langsung file UAP pemerintah federal tanpa izin khusus,” kata Pentagon dalam pernyataan resminya.
Program pembukaan arsip ini memiliki nama PURSUE atau Presidential Unsealings and Reporting System for UAP Encounters.
Namun peluncuran situs dokumen UFO itu langsung dibandingkan dengan kontroversi pembukaan 'Epstein Files' yang sebelumnya dikritik karena banyak dokumen lama, sensor berlebihan, dan sejumlah data penting yang hilang.
Sebagian dokumen UFO yang baru dirilis juga masih mengalami penyensoran demi melindungi identitas saksi dan lokasi fasilitas militer AS.
Pentagon mengakui banyak file belum dianalisis secara tuntas sehingga publik belum mendapatkan kesimpulan resmi mengenai sejumlah fenomena misterius di dalam arsip tersebut.
Baca Juga: Profil Brigjen Pol Himawan Bayu Aji yang Ditunjuk Kapolri Jadi Kapolda Sulawesi Tenggara
Meski demikian, pemerintah menegaskan tidak ada bukti yang menunjukkan keberadaan alien atau kunjungan makhluk luar angkasa ke Bumi.
NASA Administrator Jared Isaacman menyambut pembukaan dokumen tersebut dan mengatakan ilmuwan akan terus meneliti fenomena aneh dengan pendekatan berbasis data dan sains.
Di sisi lain, pembukaan arsip ini kembali memicu perdebatan publik AS antara kalangan ilmuwan, penggemar teori konspirasi, hingga anggota Kongres yang selama bertahun-tahun menuntut transparansi soal UFO.