← Beranda
Jurnalis Senior CNN Christiane Amanpour Peringatkan Akuisisi Larry Ellison, Soroti Ancaman Independensi CNN dan CBS
Mellyna Putri DiniarSabtu, 9 Mei 2026 | 04.43 WIB
Christiane Amanpour berbicara dalam ajang CPJ International Press Freedom Awards di New York (The Guardian)

JawaPos.com - Gelombang konsolidasi di industri media global kembali memunculkan kekhawatiran baru terkait independensi jurnalisme. Di tengah rencana perubahan kepemilikan yang melibatkan jaringan bisnis Larry Ellison melalui ekosistem yang dikaitkan dengan David Ellison, jurnalis senior CNN Christiane Amanpour menyampaikan peringatan terbuka mengenai dampaknya terhadap CNN dan CBS.

Dalam diskusi di Truth Tellers Summit yang digelar untuk mengenang jurnalis Inggris Sir Harry Evans, Christiane Amanpour menyampaikan kekhawatiran mendalam terhadap perubahan kepemilikan media yang sedang berlangsung dan menegaskan:

"Jelas saya khawatir, dan saya tidak sepenuhnya tahu sejauh mana saya boleh berbicara tentang proses korporasi yang masih berjalan ini. Namun sebagai pribadi dan sebagai jurnalis dengan rekam jejak panjang, saya memang khawatir. Kekhawatiran itu muncul dari apa yang sudah terjadi pada entitas lain yang telah diambil alih oleh [CEO Paramount Skydance, David Ellison], seperti CBS News."

Menurut laporan The Guardian, Amanpour juga menyoroti dampak perubahan di CBS di bawah Skydance yang menurutnya berpotensi menggeser arah editorial media tersebut, termasuk terhadap program ikonik 60 Minutes.

Baca Juga: Taruhan 300 Miliar Dolar Larry Ellison: Oracle Ikat Nasib pada OpenAI di Tengah Risiko Gelembung AI

"Maksud saya, apakah perlu dijelaskan lagi apa yang sedang terjadi di sana? Penonton terus menurun drastis, kemungkinan juga pendapatan ikut tergerus. Ada penataan ulang ideologis di CBS, bahkan sampai berpotensi merusak 60 Minutes. Padahal tidak ada yang bisa menandingi 60 Minutes sebagai program majalah televisi yang kuat, yang selama puluhan tahun menyajikan liputan berita utama dan budaya—program dengan rating tertinggi sekaligus salah satu penghasil uang terbesar bagi jaringan."

"Jadi jelas, tentu saja saya khawatir. Saya ingin percaya bahwa hal paling dasar yang kita miliki adalah independensi editorial. Saya berharap itu ada." Selain itu, Amanpour juga menegaskan bahwa di internal CNN terdapat komitmen kuat terhadap prinsip tersebut. "Saya tahu banyak dari kami di CNN, termasuk para pimpinan, sangat berkomitmen pada hal itu," ujarnya.

Hingga saat ini, pihak Paramount Skydance belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap arah konsolidasi media yang melibatkan CNN dan CBS.

Di sisi lain, jurnalis CBS Sharyn Alfonsi sebelumnya juga mengkritik kondisi internal perusahaannya, dengan menyebut adanya "penyebaran campur tangan korporasi dan ketakutan editorial" di ruang redaksi CBS News, yang memperkuat kekhawatiran soal independensi jurnalisme.

Sementara itu, sejumlah karyawan CNN dan CBS dilaporkan telah menyampaikan kekhawatiran internal terkait kemungkinan penggabungan kepemilikan yang dapat memengaruhi kebijakan editorial kedua jaringan berita tersebut.

David Ellison sebelumnya menyatakan bahwa arah bisnis medianya akan berfokus pada audiens lintas politik dan menegaskan komitmen terhadap "independensi editorial", meski belum merinci strategi konkret untuk CNN setelah akuisisi.

Namun, sorotan publik juga mengarah ke Larry Ellison yang dilaporkan sempat berdiskusi dengan pejabat Gedung Putih terkait kemungkinan perubahan di CNN, termasuk penyesuaian sejumlah pembawa acara yang disebut tidak disukai oleh Presiden Donald Trump.

Di tengah situasi tersebut, Amanpour memperluas kritiknya pada tekanan yang lebih luas terhadap jurnalisme di negara-negara Barat. Dia menilai sebagian pemimpin politik menginginkan media tidak lagi berperan sebagai pengawas kekuasaan, melainkan sekadar penguat narasi pemerintah.

"Jadilah penjilat, pengeras suara, dan penguat mereka, dan mereka tidak suka ketika kami benar-benar melaporkan kebenaran," ujarnya.

Menutup pernyataannya, Amanpour kembali menegaskan peran fundamental pers. "Presiden bertanggung jawab kepada rakyat melalui kami," katanya. "Itulah tugas kami, pilar keempat demokrasi. Titik. Selesai." Dia menekankan bahwa independensi editorial tetap menjadi fondasi utama yang tidak boleh dikompromikan di tengah gelombang konsolidasi media global yang terus berkembang.

Baca Juga: Ambisi Global Larry Ellison di London Terbentur Risiko Keamanan Diplomatik, Proyek Kantor Baru Picu Penolakan

EDITOR: Candra Mega Sari