JawaPos.com - Jerman akan mengerahkan tiga kapal untuk berpartisipasi dalam misi internasional pengamanan pelayaran di Selat Hormuz. Ihwal adanya hal ini katakatan anggota Dewan Keamanan Nasional Jerman seperti dikutip majalah Der Spiegel.
Rencana pengerahan kapal itu dibahas dalam pertemuan dewan tersebut yang dipimpin Kanselir Jerman Friedrich Merz. Sejumlah isu politik dan ekonomi penting juga turut dibahas, termasuk situasi di Timur Tengah, demikian laporan majalah tersebut, Selasa (21/4).
Dilansir dari Antara pada Rabu (22/4), dalam laporan itu disebutkan bahwa Dewan Keamanan Nasional Jerman diharapkan dapat mengerahkan dua kapal penyapu ranjau dan satu kapal pasokan untuk berpartisipasi dalam misi tersebut.
Pengerahan kapal itu juga perlu mendapat mandat internasional, yang sebaiknya dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), sebagai prasyarat utama bagi partisipasi Jerman dalam misi tersebut.
Selain itu, Jerman telah mengusulkan akan mengerahkan pesawat pengintai kecil, yang saat ini ditempatkan di Djibouti sebagai bagian dari Operasi Aspides.
Sebelumnya diberitakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada awal April lalu mempertimbangkan dengan serius untuk menarik Amerika Serikat dari Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) karena anggota aliansi tersebut menolak mendukung AS dan Israel dalam berperang melawan Iran.
Baca Juga: Presiden Prancis: Kami Akan Bantu Lebanon Siapkan Negosiasi dengan Israel
Trump pun mengatakan dia tidak lagi menganggap Eropa sebagai mitra pertahanan yang dapat diandalkan karena menolak permintaannya untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz.