← Beranda
Israel Ancam Serang Iran Lagi: Jika Tak Ada Kesepakatan, Perang Berlanjut
Nanda PrayogaSenin, 13 April 2026 | 05.38 WIB
Tim penyelamat bekerja di lokasi serangan Israel di Beirut, Lebanon, 8 April 2026. (Reuters)

JawaPos.com - Para menteri Israel pada Minggu (12/4) mengisyaratkan kemungkinan dimulainya kembali serangan terhadap Iran, dengan Menteri Energi Eli Cohen mengatakan bahwa Teheran dapat diserang jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.

"Masalah nuklir bersifat internasional, dan bagus bahwa (Presiden AS Donald) Trump telah menetapkan garis merah pada masalah ini," kata Cohen kepada harian Israel Yedioth Ahronoth seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (12/4).

"Jika tidak ada kesepakatan, Iran dapat diserang," tambahnya.

Baca Juga: Paus Leo XIV Angkat Suara: Perang AS-Israel vs Iran Harus Berhenti, Dunia Diminta Kembali ke Meja Dialog

Mengenai Lebanon, di mana tentara Israel telah memperluas serangannya, Cohen mengatakan Israel seharusnya tidak hanya menyerang pasukan militer, tetapi juga fasilitas dan infrastruktur Lebanon.

"Saya telah mengatakan ini di kabinet. Saya tidak melihat peluang keberhasilan yang tinggi untuk negosiasi ini," katanya.

Hal ini terjadi setelah Tel Aviv dan Beirut sepakat untuk mengadakan pertemuan pertama mereka di Washington pada 14 April yang bertujuan untuk mengamankan gencatan senjata dan memulai pembicaraan langsung.

Dalam sebuah wawancara dengan Channel 14, Menteri Ekonomi Israel Nir Barkat mengklaim bahwa AS akan mencapai tujuannya dari perang dengan Iran.

Baca Juga: Bacaan Misa Gereja Katolik Minggu, 12 April 2026: Hari Minggu Paskah II

“Para pejabat Iran tidak memahami tekad Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Kita akan kembali berperang dan mencapai tujuannya,” ungkapnya.

Dalam sebuah unggahan di perusahaan media sosial AS X, Menteri Kebudayaan dan Olahraga Israel Miki Zoha mengatakan bahwa ketegasan Washington dalam mencegah Iran memperoleh senjata nuklir mencerminkan koordinasi dengan Israel. Hal ini sekaligus mengklaim bahwa mereka akan mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.

Lebih dari 3.300 orang telah tewas dalam serangan udara AS-Israel di Iran sejak 28 Februari. Teheran melancarkan serangan balasan terhadap Israel, Irak, Yordania, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS sebelum gencatan senjata selama dua minggu diumumkan awal pekan ini.

Delegasi Iran dan AS mengakhiri pembicaraan selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, pada Minggu pagi tanpa mencapai kesepakatan.

EDITOR: Bintang Pradewo