← Beranda
Kutuk Serangan Pasca Gencatan Senjata, Mesir Sebut Serangan Israel di Lebanon upaya Kacaukan Kawasan
AntaraKamis, 9 April 2026 | 18.37 WIB
Petugas penyelamat berdiri di tengah puing-puing lokasi serangan Israel di Tyre, Lebanon. (TRT World)

 

JawaPos.com - Kementerian Luar Negeri Mesir mengutuk keras serangan Israel di Lebanon. Mesir menyebut hal itu sebagai upaya baru untuk membuat wilayah kawasan berada dalam kekacauan.

"Republik Arab Mesir mengutuk keras serangkaian serangan udara Israel di berbagai wilayah Lebanon yang bersaudara. Serangan tersebut mencerminkan niat untuk melemahkan upaya de-eskalasi internasional dan merupakan upaya baru Israel untuk menyeret kawasan itu ke dalam kekacauan total," demikian bunyi pernyataan tersebut, dilansir dari Antara, Kamis (9/4).

Menurut data terbaru Kementerian Kesehatan Lebanon, jumlah korban jiwa akibat serangan Israel di negara itu pada Rabu mencapai 112, sementara 837 lainnya mengalami luka.

Sebelumnya di hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa penghentian serangan Israel di Lebanon tidak tercakup dalam perjanjian gencatan senjata dengan Iran, karena gerakan Hizbullah.

Baca Juga: Sudah Gencatan Senjata, Liga Arab Minta AS Paksa Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

Pada Selasa malam, Trump mengatakan bahwa ia telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua minggu dengan Iran, dan memastikan bahwa Iran juga telah setuju untuk membuka Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran kemudian mengatakan bahwa Teheran akan memulai pembicaraan dengan AS pada Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.

 

EDITOR: Kuswandi