JawaPos.com - Media Iran mengklaim bahwa Uni Emirat Arab (UEA) telah memasuki perang yang sedang berlangsung melawan Iran. Stasiun penyiaran pemerintah Iran, IRIB, mengklaim dalam sebuah unggahan di X bahwa ada dua dokumen yang membuktikan keterlibatan UEA dalam perang melawan Iran.
Seperti dilansir dari Anadolu, Senin (6/4), disebutkan hal ini lantaran Iran sempat menghancurkan pesawat tak berawak WingLoong-2 buatan Tiongkok pada 1 April. Iran mengklaim pesawat ini hanya dimiliki oleh Arab Saudi dan UEA.
Ditambah, pencegatan pesawat tempur Mirage 2000 milik Uni Emirat Arab di atas Pulau Jask Iran pada 22 Maret juga termasuk bukti partisipasi UEA dalam perang tersebut.
Adapun ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Selain itu, Iran juga memberlakukan pembatasan terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.
Tak tinggal diam, Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa Iran diberi batas waktu 48 jam untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya atau kembali membuka akses di Selat Hormuz.