← Beranda
Anggota Keluarga Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Ikut Tewas dalam Serangan Rudal AS-Israel
Muhammad Ridwan• Minggu, 1 Maret 2026 | 17.32 WIB
Ilustrasi Konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat. (AI/ChatGPT)

JawaPos.com - Sejumlah anggota keluarga Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan turut tewas dalam serangan militer gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS) di Iran. Media Iran menyebutkan bahwa putri, menantu, hingga cucu Khamenei menjadi korban dalam serangan tersebut.

“Setelah menjalin kontak dengan sumber-sumber yang mengetahui informasi di lingkungan keluarga Pemimpin Tertinggi, berita tentang kemartiran putri, menantu, dan cucu dari Pemimpin Revolusioner sayangnya telah dikonfirmasi,” demikian laporan kantor berita Iran, Fars News Agency, seperti dikutip AFP, Minggu (1/3).

Serangan gabungan AS dan Israel terjadi pada Sabtu (28/2). Pihak AS dan Israel sebelumnya menyatakan bahwa Khamenei juga tewas dalam serangan di Teheran.

Baca Juga: Mandiri dan Visa Perkuat Sinergi, Dorong Penguatan Ekosistem Pembayaran Digital Terintegrasi

“Pagi ini, dalam serangan mendadak yang dahsyat, kompleks kediaman diktator Ali Khamenei hancur di jantung Teheran,” ucap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Militer Israel dan AS disebut menjatuhkan sekitar 30 bom ke kompleks kediaman tersebut. Netanyahu menyatakan terdapat banyak indikasi bahwa Khamenei telah meninggal dunia.

“Selama lebih dari tiga setengah dekade, diktator kejam ini telah menyebarkan teror di seluruh dunia sambil menindas rakyatnya sendiri, serta tanpa lelah menjalankan rencana untuk menghancurkan Israel,” ujarnya.

“Rencana itu kini sudah tidak ada lagi, dan ada banyak tanda bahwa diktator ini sudah tidak hidup lagi,” sambung Netanyahu.

Baca Juga: Mitsubishi Motors Rayakan 55 Tahun di Indonesia, Targetkan Pangsa Pasar Dua Digit pada 2026

Terpisah, Presiden AS Donald Trump juga menyampaikan pernyataan serupa. Ia mengumumkan kematian Khamenei akibat serangan Israel dan AS di Iran.

“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati,” tulis Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social.

EDITOR: Bintang Pradewo