← Beranda
Target Juni 2026! Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Dikejar untuk Tahun Ajaran Baru
Ryandi ZahdomoRabu, 27 Mei 2026 | 00.18 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di kantor Kemensos, Selasa (26/5). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menargetkan pembangunan 93 titik Sekolah Rakyat selesai pada Juni 2026. Langkah ini diambil agar gedung-gedung baru tersebut bisa langsung digunakan pada tahun ajaran baru mendatang.

Awalnya, pemerintah mematok target pembangunan untuk 104 sekolah. Namun, setelah proses jumlah yang dinilai siap eksekusi.

Penyesuaian target ini didasarkan pada kesiapan administrasi dan kondisi di lapangan. Pemerintah fokus mengoptimalkan puluhan titik yang sudah benar-benar siap agar tidak mangkrak.

Baca Juga: Timnas Iran Resmi Berkandang di Meksiko Selama Piala Dunia 2026, Ini Alasan Utamanya

"Setelah kita cek secara keseluruhan, kesiapan lahan dan dokumentasi, dari 104 itu cuma sekitar 93 yang bisa kita kekerjakan maksimal, yang insya Allah bisa selesai di bulan Juni 2026," ujar Dody, usai bertemu dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, di kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (26/5).

Meskipun tantangan di lapangan cukup dinamis, Kementerian PU tetap berupaya keras memenuhi target tersebut agar fasilitas pendidikan ini dapat segera berfungsi.

"Feeling saya mengatakan 88 bisa akan selesai cuma kita tetap akan kejar 93 itu bisa fungsional seluruhnya," sambung dia.

Hambatan di Tahap Lanjutan dan Kesiapan Lahan

Baca Juga: Daftar 26 Pemain Timnas Kamboja untuk FIFA Matchday Juni 2026, Andalkan 5 Naturalisasi

Setelah merampungkan sisa proyek di tahap kedua ini, Kementerian PU bersiap melanjutkan pembangunan Sekolah Rakyat tahap 3. Proyek lanjutan ini nantinya akan dipecah ke dalam tiga sub-tahap, yakni 3A, 3B, dan 3C.

Proses lelang untuk tahap 3A dijadwalkan mulai berjalan pada Juli mendatang. Namun, pemerintah mengakui masih ada kendala administratif yang mengganjal di beberapa titik lokasi lainnya.

“Yang jadi kendala terbesar adalah tahap 3C, ada 89 titik itu memang kesiapan kriterianya di sana-sini masih belum siap. Dan nanti akan dibantu oleh teman-teman dari KSP,” ucap Dody.

Ambisi Besar 500 Gedung Sekolah Rakyat pada 2030

Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menegaskan bahwa proyek sekolah rakyat ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang pemerintah. Target utamanya adalah pemerataan fasilitas pendidikan formal di seluruh wilayah Indonesia.

"Yang diberi tugas adalah Kementerian PU. Ada target di mana setiap tahun diharapkan kita bisa membangun 100 gedung permanen sekolah rakyat. Dengan target pada akhirnya setiap kabupaten kota memiliki sekurang-kurangnya 1 gedung permanen sekolah rakyat," kata Gus Ipul.

Jika blueprint ini berjalan tanpa kendala, kapasitas tampung bagi anak-anak usia sekolah akan meningkat tajam dalam empat tahun ke depan.

Baca Juga: Libatkan Anak  di Bawah Umur, Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Live Konten Pornografi di Media Sosial

"Belum lagi nanti ditambah yang milik provinsi. Jika semuanya berjalan lancar, di tahun 2030 nanti sudah lebih dari 500 gedung sekolah rakyat terbangun dan itu bisa menampung lebih dari 500 ribu siswa," katanya.

Kebut Percepatan untuk Kejar Tahun Ajaran Baru
Rapat koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian PU, Kemensos, KSP, dan Kementerian Komdigi ini sengaja digelar untuk mematangkan manajemen waktu proyek di lapangan.

"Ada beberapa yang kita bahas, yang pertama nanti akan disampaikan langsung oleh Pak Menteri PU, yaitu target penyelesaian pembangunan pada 93 titik pembangunan gedung sekolah rakyat," kata Gus Ipul.

Pemerintah berharap percepatan ini bisa selesai tepat waktu agar anak-anak didik bisa langsung menempati kelas baru saat tahun ajaran baru dimulai.

Gus Ipul juga membeberkan linimasa lelang untuk proyek Sekolah Rakyat tahap ketiga yang akan segera bergulir dalam waktu dekat.

"Yang sekarang sedang berlangsung ini adalah tahap dua. Di tahap tiga itu nanti ada tujuh titik di bulan depan, mulai dilelang bulan berikutnya mungkin sebelas titik, dan tahun depannya 89 titik," terangnya.

EDITOR: Bintang Pradewo