← Beranda
Mengenal Hari Jumat Agung: Hari Kedua Tri Hari Suci Umat Kristiani, Yesus Kristus Wafat di Kayu Salib
Alberta Dionny NatanuelJumat, 3 April 2026 | 20.04 WIB
Foto patung Yesus di salib (Pexels) 

JawaPos.com - Hari Jumat (3/4) ini, gereja Kristen memperingati hari Jumat Agung, dimana mereka berkabung atas wafatnya Yesus Kristus di salib. Serta hari ini adalah hari Jumat terakhir sebelum Hari Raya Paskah. 

Pada hari ini, gereja-gereja akan mengadakan ibadah untuk mengenang peristiwa sedih tersebut. Biasanya ibadah akan dilaksanakan pada pukul tiga sore, bertepatan dengan waktu Yesus Kristus wafat di salib pula. 

Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, pada gereja zaman dahulu, Hari Jumat Agung dilaksanakan dengan umat-umat berpuasa seharian. 

Baca Juga: 3 Perbedaan Tri Hari Suci: Makna Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci yang Perlu Dipahami Umat

Menurut Alkitab

Kisah penangkapan, penyiksaan, penyaliban dan wafat Yesus tercatat pada keempat Injil, dengan urutan kronologi dan detail yang berbeda. 

Namun semuanya dimulai dengan pengkhianatan dari Yudas Iskariot, salah satu muridnya, di Taman Getsemani. Lalu ia ditangkap dan digiring untuk diadili. Yudas mendapatkan uang sebesar 30 perak dari para tetua Yahudi pula (Matius 26:14-16).

Pertama, para tetua-tetua Bait Allah, atau otoritas dalam agama Yahudi, memeriksanya atas tuduhan telah melanggar tradisi mereka dan membuat klaim yang menghujat tentang dirinya sendiri. 

Mereka menyatakan Yesus bersalah, dan pada saat itu hukuman atas dosa penghujatan agama adalah kematian (Imamat 24:16). Akan tetapi, orang Yahudi tidak dapat melaksanakan hukuman tersebut, para sejarawan memiliki pendapat yang berbeda-beda apakah mereka berhak untuk menjatuhkan hukuman mati. 

Karena itu, mereka membawa yesus ke otoritas sipil Roma, yang pada saat itu adalah Pontius Pilatus. Lalu Yesus menjalani persidangan kedua. 

Pontius Pilatus tidak menemukan kesalahan atas Yesus, namun tekanan dari warga membuatnya kebingungan. Menurut tradisi Yahudi, pada hari raya Paskah, mereka akan membebaskan satu tahanan. Maka Pilatus memberikan pilihan bagi warga Yahudi, apakah mereka ingin membebaskan Yesus atau penjahat bernama Barabas. 

Tentunya warga Yahudi lebih menginginkan Barabas untuk dibebaskan, dan Yesus untuk disalibkan. 

Dengan demikian, Yesus dijatuhi hukuman mati. Sebelum itu, ia disiksa, dihina, dan dipakaikan mahkota dari duri. Lalu ia harus membawa kayu salibnya ke Gunung Golgota, dimana ia akan disalibkan. 

Yesus disalibkan bersama dua orang lain, satu mengejek Yesus dan satu membela Yesus karena ia tahu bahwa Yesus tidak bersalah. 

Keempat Injil memiliki perspektif yang berbeda-beda pada waktu-waktu terakhir Yesus hidup. Ada yang mengatakan pada saat Yesus wafat terjadi kegelapan dan gempa, dimana Bait Allah terbelah menjadi dua akibatnya. 

Menurut hukum Yahudi, tubuh Yesus harus dikuburkan pada hari yang sama ia meninggal. Dengan bantuan dari salah satu pengikut Yesus bernama Yusuf dari Arimatea, Yesus dikuburkan di sebuah makam dekat sana. 

Upacara

Dilansir dari PBS, tahun 2026 hari Jumat Agung jatuh pada tanggal 3 April menurut Kalender Liturgi. Namun untuk umat Kristen Ortodoks, Jumat Agung jatuh pada tanggal 10 April. 

Hari raya ini diupacarakan dengan cara yang berbeda dari perayaan atau ibadah lainnya. Terutama karena beberapa gereja memiliki tradisi dan ritual yang spesifik untuk hari ini. 

Gereja Katolik masih mengadakan ibadat untuk hari ini, namun mereka tidak melaksanakan misa seperti biasa. Mereka tidak melakukan Liturgi Sakramen, atau penghormatan atas sakramen suci yang mengubah roti dan anggur menjadi tubud dan darah Yesus. 

Gereja Ortodoks juga tidak melaksanakan ekaristi pula pada hari ini. Mereka juga memiliki sebutan khusus untuk Jumat Agung, dalam bahasa Inggris mereka tidak menyebutnya "Good Friday", namun "Great and Holy Friday."

Kristen Protestan, Evangelikal dan Lutheran memiliki ibadat yang cukup unik. Mereka tidak melaksanakan puasa seperti Katolik dan Ortodoks, namun memfokuskan pada pesan-pesan terakhir Yesus di salib. 

Beberapa umat muda gereja juga akan mengadakan sebuah penampilan visualisasi penyaliban Yesus Kristus, sebagai pengganti doa Jalan Salib yang biasa dilakukan pada hari ini. 

Baca Juga: Bacaan Misa Gereja Katolik 3 April 2026: Hari Jumat Agung

EDITOR: Candra Mega Sari