← Beranda
Resmi! Game Baru PlayStation Tak Lagi Dijual dalam Bentuk Disc Mulai Januari 2028
Rian AlfiantoSenin, 6 Juli 2026 | 23.50 WIB
Ilustrasi logo PlayStation. (Sony)

JawaPos.com - Sony Interactive Entertainment (SIE) memastikan akan menghentikan produksi game baru dalam format cakram (disc) untuk seluruh konsol PlayStation mulai Januari 2028. Setelah kebijakan tersebut berlaku, semua game PlayStation baru hanya akan tersedia dalam format digital melalui PlayStation Store maupun retailer yang menjual kode digital.

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap perubahan perilaku konsumen yang kini semakin memilih membeli dan memainkan game secara digital dibandingkan menggunakan media fisik.

Meski demikian, Sony menegaskan kebijakan tersebut tidak berlaku untuk game yang telah dirilis atau dijadwalkan meluncur dalam format disc sebelum Januari 2028. Artinya, koleksi game fisik yang sudah beredar tetap dapat digunakan seperti biasa.

Baca Juga: Temukan Ladang Ganja di Pedalaman Papua, Kogabwilhan III: Dijualbelikan OPM untuk Danai Aksi Kekerasan

Mengapa Sony Menghentikan Game PS Format Disc?

Dalam pernyataan resmi yang diumumkan di blognya, Sony menyebut pergeseran dari media fisik ke digital menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut.

Menurut perusahaan, preferensi konsumen terhadap konten digital kini jauh melampaui penggunaan cakram fisik. Karena itu, Sony menilai sudah saatnya menyesuaikan strategi distribusi game dengan kebiasaan mayoritas pemain PlayStation saat ini.

"Ini merupakan arah yang alami bagi Sony Interactive Entertainment untuk beradaptasi dengan tren konsumen, karena preferensi umum terhadap media digital kini jauh melampaui cakram fisik," kata Sony.

Apa yang Berubah Mulai Januari 2028?

Setelah Januari 2028, seluruh game PlayStation baru tidak lagi diproduksi dalam bentuk Blu-ray Disc. Sebagai gantinya, pemain dapat membeli game melalui PlayStation Store dalam bentuk unduhan digital atau retailer yang menjual kode atau voucher digital.

Sementara itu, game yang telah dirilis dalam format fisik sebelum kebijakan berlaku tetap tidak terdampak dan masih dapat dimainkan menggunakan disc.

Sony menegaskan perubahan ini bukan sekadar menghentikan produksi media fisik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan layanan distribusi digital dan memperluas pilihan pembelian game bagi para pemain.

Perusahaan menyatakan akan memfokuskan sumber dayanya pada inovasi dalam cara pemain mengakses game, baik melalui PlayStation Store maupun retailer yang menyediakan produk digital.

"Transisi ini memungkinkan kami menyesuaikan diri dengan cara mayoritas komunitas kami mengakses dan memainkan game saat ini."

Sony menambahkan bahwa mereka akan terus memprioritaskan inovasi untuk memberikan fleksibilitas kepada pemain dalam membeli game baru serta tetap menghadirkan pengalaman bermain kelas dunia bagi komunitas PlayStation.

"Kami tetap berkomitmen menghadirkan pengalaman bermain kelas dunia bagi para penggemar kami dan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang terus diberikan."

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah