← Beranda
Mengintip 3 Cosplayer Guild Staff di Comipara 4: Siap Bantu Hunter Jalankan Misi ala MMORPG
Nurul FitriyahSenin, 19 Mei 2025 | 02.09 WIB
Cosplayer guild staff di Comipara 4. (Nurul Fitriyah/JawaPos.com)

JawaPos.com – Comic Paradise 4 digelar pada 17–18 Mei 2025 di Jogja Expo Center, Bima Hall B&C, dengan tiket seharga 40K/hari (OTS only). Acara ini menghadirkan lebih dari 200 booth Creator Merchant, guild mission, talk show, launching komik, kompetisi, hiburan, dan aktivitas komunitas.

Comipara 4 didukung oleh Dinas Pariwisata DIY sebagai bentuk dukungan terhadap para kreator komik lokal. Pengunjung memasuki area pintu masuk langsung disambut para cosplayer guild staff yang siap membantu hunter menyelesaikan guild mission.

Guild mission adalah sistem misi interaktif yang diadaptasi dari permainan daring bergenre MMORPG dan diterapkan dalam event hiburan. Memahami peran cosplayer dalam guild mission membantu mengenali kontribusi komunitas kreatif dalam menghidupkan suasana acara budaya pop.

Berikut mengintip 3 cosplayer guild staff di Comipara 4 dan siap bantu hunter jalankan misi ala MMORPG saat ditemui JawaPos.com, Minggu (18/5):

1. Meiza Tampilkan Konsep Butler Anime

Meiza cosplay sebagai butler. (Nurul Fitriyah/JawaPos.com)
Meiza cosplay sebagai butler. (Nurul Fitriyah/JawaPos.com)

Meiza Muhammad Rizqi dikenal sebagai cosplayer berpengalaman yang kini tampil sebagai butler dalam Comipara 4. Kostumnya terdiri dari kemeja putih, jas gelap, dan vest, mencerminkan karakter pelayan pribadi khas anime.

Ia menyiapkan tampilan secara menyeluruh, termasuk make-up dan penataan wig agar mendukung karakter yang dibawakan. Biaya sewa kostum berkisar antara Rp50.000 hingga Rp200.000, sedangkan untuk pembelian dapat mencapai Rp2.000.000.

Meiza menyarankan membeli kostum untuk karakter yang disukai karena bisa digunakan kembali atau disewakan. Ia aktif berbagi karya cosplay melalui akun Instagram @chocomei.za.

2. Lelly Prioritaskan Make-up Otodidak

Lelly cosplay sebagai maid. (Nurul Fitriyah/JawaPos.com)
Lelly cosplay sebagai maid. (Nurul Fitriyah/JawaPos.com)

Abigail Gabrielle atau Lelly memulai perjalanan cosplay karena ketertarikan pada anime, make-up, dan budaya Jepang sejak masa sekolah dasar. Karakter pertama yang ia bawakan adalah Umaru, yang menjadi favoritnya sejak kecil.

Dalam persiapan cosplay, ia memfokuskan diri pada make-up dengan teknik belajar secara otodidak. Biaya make-up per penampilan berkisar Rp100.000 sampai Rp200.000, sementara sewa kostum sekitar Rp100.000.

Lelly juga mengamati perkembangan cosplay di Jogja dan mengakui adanya perbedaan signifikan antara pemula dan cosplayer senior. Karya dan aktivitas cosplay-nya dapat dilihat melalui akun Instagram @mi_ielly.

3. Maru Dorong Rasa Percaya Diri Pemula

Maru cosplay sebagai maid. (Nurul Fitriyah/JawaPos.com)
Maru cosplay sebagai maid. (Nurul Fitriyah/JawaPos.com)

Nabila Putri atau Maru mulai aktif di dunia cosplay sejak akhir 2023, dipicu rasa penasaran dan dorongan dari teman. Ia telah membawakan berbagai karakter dari anime dan game, seperti Nobara Fujisaki, Ada Wong, dan Ciel Phantomhive.

Maru mempersiapkan kostum dengan cara menyewa, membeli, atau membuat sendiri sesuai kebutuhan karakter. Budget untuk membuat kostum secara mandiri bisa mencapai Rp1.500.000 termasuk wig dan properti tambahan.

Ia belajar make-up cosplay secara mandiri dengan menonton tutorial daring karena tekniknya berbeda dari make-up harian. Aktivitas dan karya cosplay Maru dapat ditemukan di Instagram @porceulain.

4. Konsep Guild Staff Meningkatkan Interaksi

Keberadaan guild staff berperan dalam membimbing hunter selama misi, menghadirkan nuansa permainan langsung di lokasi. Interaksi antar pengunjung semakin dinamis karena misi harus diselesaikan bersama.

Cosplayer membawa suasana lebih hidup dan tematik sesuai dunia MMORPG. Keunikan ini menjadi daya tarik utama di event Comipara 4.

5. Cosplay Dorong Kreativitas Komunitas Jogja

Jogja dikenal sebagai salah satu pusat komunitas cosplay aktif di Indonesia. Kreativitas terlihat dari kostum, properti, hingga totalitas dalam membawakan karakter.

Cosplayer seperti Meiza, Lelly, dan Maru mencerminkan semangat berkarya dalam budaya pop. Keikutsertaan mereka memperkuat karakteristik event berbasis komunitas.

6. Biaya Cosplay Disesuaikan Preferensi

Sewa kostum cocok bagi yang senang berganti karakter, dengan kisaran Rp50.000 – Rp300.000. Membeli atau membuat sendiri lebih direkomendasikan bagi karakter favorit dan pertimbangan jangka panjang.

Biaya pembuatan bisa mencapai Rp1.500.000 tergantung bahan dan aksesori. Pemilihan disesuaikan kebutuhan dan ketersediaan dana.

7. Pesan dari Para Cosplayer

Semua cosplayer menyampaikan pentingnya menyukai karakter yang diperankan agar lebih maksimal saat tampil. Rasa percaya diri perlu dibangun tanpa membandingkan diri dengan cosplayer lain.

Konsistensi dalam belajar make-up dan kostum bisa meningkatkan kualitas secara bertahap. Dukungan dari komunitas juga memegang peran besar dalam proses berkembang.

Comipara 4 tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga memperlihatkan kontribusi cosplayer guild staff yang memperkuat pengalaman interaktif dalam dunia budaya pop.

EDITOR: Siti Nur Qasanah