← Beranda
Tinjau Stasiun Tugu Yogyakarta, Kapolri Pastikan Puncak Mudik Lebaran Aman
Dhimas GinanjarKamis, 19 Maret 2026 | 04.59 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus mudik di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (18/3). (Mabes Polri)

 
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung arus mudik Lebaran di Stasiun Tugu, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (18/3/2026) malam. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pengamanan dan pelayanan dalam Operasi Ketupat 2026 berjalan optimal bagi masyarakat.

Kapolri mengatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memantau langsung berbagai titik pelayanan di kawasan stasiun. Titik-titik tersebut menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan kereta api.

“Hari ini kami mendapatkan kesempatan untuk meninjau langsung di Stasiun Tugu Yogyakarta. Dan tadi kami meninjau beberapa titik yang merupakan pusat pelayanan ataupun sentra pelayanan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya untuk pelayanan di Stasiun Tugu Yogyakarta,” kata Sigit.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri menerima laporan bahwa Stasiun Tugu sedang mengalami puncak arus mudik. Jumlah penumpang yang datang ke Yogyakarta melalui kereta api tercatat mencapai sekitar 55.000 orang.

“Dari laporan tadi, kita mendapatkan informasi bahwa puncak mudik untuk kedatangan ya, kereta, ini ada kurang lebih 54.000 yang datang, dan ini naik menjadi 55.000. Artinya ada kenaikan persentase,” ujar Sigit.

Kapolri juga menerima laporan terkait prediksi puncak arus balik di stasiun tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, arus balik diperkirakan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026.

Menurut Sigit, kereta api masih menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat untuk perjalanan mudik. Banyak pemudik memilih kereta karena dinilai lebih aman, nyaman, dan tepat waktu.

Selain memantau arus penumpang, Kapolri juga meninjau fasilitas pengecekan kesehatan bagi masinis. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan masinis dalam kondisi prima sebelum menjalankan tugas.

“Dan kemudian kita lihat juga tadi ada tempat pengecekan untuk masinis yang akan laksanakan tugasnya, sehingga ini juga untuk memastikan bahwa pada saat bertugas dalam kondisi sehat dan siap untuk melaksanakan tugasnya,” ucap Sigit.

Kapolri juga mendapat laporan mengenai inovasi pelayanan yang disiapkan oleh Polresta Yogyakarta. Salah satunya adalah aplikasi bernama Si Parjo yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menitipkan kendaraan selama masa mudik.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mencari lokasi parkir atau penitipan kendaraan dengan lebih mudah. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu pemudik yang meninggalkan kendaraan saat melakukan perjalanan.

Secara umum, Kapolri menilai situasi arus mudik di wilayah Yogyakarta hingga Jakarta masih dalam kondisi aman dan terkendali. Berbagai kebijakan rekayasa lalu lintas juga telah diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan.

“Secara umum tadi dilaporkan bahwa situasi di Stasiun Yogyakarta relatif masih aman, tidak ada keluhan yang berarti ya. Dan kemudian kita juga mendapatkan informasi bahwa hari ini untuk Jakarta sudah mulai dilaksanakan One Way nasional dan kemudian juga ada One Way lokal,” tegas Sigit.

Kapolri mengakui bahwa terjadi peningkatan jumlah pemudik di berbagai moda transportasi. Lonjakan tersebut terlihat pada perjalanan kereta api, kapal laut, maupun kendaraan pribadi di jalur tol.

Meski demikian, ia memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Kepolisian bersama berbagai instansi terkait terus berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi pemudik.

“Jadi tentunya ini semua kita lakukan untuk memastikan di kegiatan yang mulai kita lihat tren peningkatan arus, baik di jalur tol maupun juga jalur kereta dan juga di penyeberangan, semuanya dalam kondisi yang betul-betul bisa diberikan pelayanan yang maksimal,” tutur Sigit.

Kapolri juga menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas hingga saat ini mengalami penurunan. Data menunjukkan jumlah kecelakaan turun sekitar 40 persen dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.

Ia meminta seluruh jajaran untuk terus mempertahankan tren positif tersebut. Upaya pengamanan dan pelayanan harus terus ditingkatkan hingga berakhirnya arus mudik dan arus balik.

Kapolri juga mengimbau para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Para pengemudi diminta memperhatikan kondisi diri dan tidak memaksakan berkendara jika merasa lelah.

“Perhatikan keselamatan pribadi, bagi pengemudi perhatikan keselamatan penumpang, dan kita harapkan bahwa manfaatkan rest area yang ada,” ucap Sigit.

“Dan kalau cape, tolong siapkan pengemudi pengganti, sehingga kemudian perjalanannya betul-betul bisa lancar, aman, dan sampai tujuan dengan selamat,” tambah Sigit menekankan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyempatkan diri menyapa para pemudik di Stasiun Tugu. Ia bahkan memberikan bingkisan kepada sejumlah masyarakat yang akan pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

EDITOR: Dhimas Ginanjar