← Beranda
Peristiwa Nuzulul Qur’an yang Menjadi Momentum Penting dalam Sejarah Turunnya al-Qur’an di Bulan Ramadhan
Risma Azzah FatinMinggu, 8 Maret 2026 | 00.44 WIB
Ilustrasi al-Qur'an (Freepik)

 

 

JawaPos.com – Malam Nuzulul Qur’an dipahami oleh umat Islam sebagai momentum penting yang mengingatkan peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa tersebut menandai awal diturunkannya kitab suci Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat Islam.

Para ulama menjelaskan bahwa waktu pasti turunnya wahyu pertama tidak diketahui secara pasti oleh umat Islam hingga saat ini.

Namun sejumlah hadis menyebutkan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, sementara sebagian cendekiawan berpendapat peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 17 Ramadan yang kemudian dikenal sebagai malam Nuzulul Qur’an.

Dilansir dari laman Zam Zam, inilah beberapa hal yang berkaitan dengan nuzulul qur’an diantaranya,

1.     Arti Nuzulul Qur'an

Nuzul atau Nuzuool berarti turunnya sesuatu yang istimewa. Oleh karena itu, Nuzulul Qur'an berarti turunnya kitab suci al-Qur’an dari langit ke bumi. Peristiwa ini menandakan turunnya al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.

2.     Sejarah Nuzulul Qur'an

Bacaan pertama al-Qur'an diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW oleh Malaikat Jibril, dan ini dikenal sebagai Nuzulul Qur'an. Jibril mengunjungi Nabi Muhammad SAW saat Nabi sedang melakukan Ibadah di Gua Hira di gunung Jabal al Nour dekat Mekkah.

Beliau berlindung di gua itu untuk menjauh dari perbuatan buruk orang-orang. Di bulan suci Ramadan, Malaikat Jibril menurunkan lima ayat pertama dari Surat Al-Alaq kepada Nabi Muhammad SAW.

Setelah wahyu awal ini, Nabi Muhammad SAW menerima banyak wahyu lagi dari kitab suci selama sisa hidupnya. Para juru tulis mengumpulkan semua wahyu ini dan menyusunnya menjadi sebuah dokumen yang akhirnya menjadi Al-Quran suci.

3.     Pentingnya Nuzulul Qur'an

Perayaan Nuzulul Quran penting karena memperingati hari ketika Allah memberikan petunjuk terakhir kepada umat manusia, Al-Quran.

Ini adalah hari ketika umat Islam merenungkan ayat-ayat kitab suci dan mencoba menanamkan ajaran Allah dalam kehidupan mereka.

Dipercayai bahwa selama seseorang selaras dengan kitab suci, individu tersebut akan memiliki hubungan yang lebih baik dengan masyarakat dan umat manusia. Al-Quran juga mengarahkan umat manusia pada jalan yang benar yang ditunjukkan oleh Allah, yang mahakuasa.

Nuzulul Al-Quran mengingatkan umat Islam di seluruh dunia tentang pentingnya tidak hanya membaca tetapi juga memahami makna ayat-ayat Al-Quran. I

Hal ini juga menekankan kitab suci sebagai panduan bagi umat Islam saat menjalankan Ibadah atau berhubungan secara spiritual dengan Allah SWT.

4.     Keutamaan Nuzulul Qur'an

Seseorang tidak akan bisa mendapatkan manfaat dari hari suci ini begitu saja kecuali jika ia mengubah berkah hari itu menjadi tindakan.

Oleh karena itu, seseorang harus membaca kitab suci Al-Quran pada Nuzulul Quran. Dikatakan bahwa seseorang akan mendapatkan pahala untuk setiap kata yang dibacanya di dalam Al-Quran.

Lebih jauh, Al-Quran menenangkan jiwa dan membantu dalam hubungan spiritual dengan Allah. Al-Quran adalah sumber utama petunjuk untuk membedakan antara apa yang benar dan apa yang berdosa di mata Allah yang Maha Pengasih.

5.     Hal yang dilakukan saat Nuzulul Qur'an

Meskipun tidak wajib untuk menuntaskan bacaan Al-Quran selama bulan Ramadan, umat Islam memanfaatkan waktu khusus ini dan berusaha untuk membaca sebanyak mungkin.

Lebih jauh, membaca banyak ayat Al-Quran pada Nuzul Al-Quran memberikan manfaat besar bagi kehidupan seseorang.

Seseorang harus membaca Al-Quran dengan tempo yang lambat untuk lebih memahami dan menyerap esensi murni yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut.

Selain itu, seseorang dapat melakukan perbuatan baik lainnya untuk mendapatkan kemurahan hati Allah SWT.

 

EDITOR: Novia Tri Astuti