JawaPos.com – Gigi berlubang tidak selalu berarti kerusakan hanya terjadi pada bagian yang terlihat. Jika ditangani sembarangan, termasuk dengan menambal sendiri menggunakan produk yang dibeli secara online, kerusakan di bagian dalam gigi justru berisiko tidak terdeteksi.
Dokter gigi, drg. Anggie, mengingatkan masyarakat untuk tidak mencoba menambal gigi berlubang secara mandiri. Menurutnya, kondisi gigi perlu diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat kerusakan dan menentukan perawatan yang sesuai.
"Kalau gigi bolong, jangan pernah coba-coba menambal sendiri menggunakan tambalan gigi yang dibeli di marketplace," ujarnya dikutip Kamis (10/9).
Dia menjelaskan, kondisi bagian dalam gigi tidak bisa diketahui hanya dengan melihat lubang yang tampak dari luar. Bisa saja kerusakan sudah mencapai saraf atau disertai infeksi.
"Kita tidak tahu seberapa dalam lubangnya, apakah sarafnya sudah terkena, apakah ada infeksi, dan bahan yang dipakai juga belum tentu sesuai dengan kondisi gigi," katanya.
Karena itu, menutup lubang secara mandiri belum tentu menyelesaikan persoalan. Penyebab kerusakan tetap perlu diketahui melalui pemeriksaan dan ditangani berdasarkan kondisi gigi.
Baca Juga: Gigi Berlubang Meski Rajin Sikat Gigi? 3 Kesalahan Ini Bisa Jadi Biang Keroknya
Jangan Tunggu Gigi Sampai Sakit
Masalah gigi berlubang juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama. Kerusakan yang semakin parah dapat menimbulkan sejumlah keluhan, seperti sakit gigi, gigi sensitif, pembengkakan, hingga infeksi pada jaringan di sekitar gigi.
drg. Anggie mengatakan pemeriksaan dokter gigi diperlukan agar penyebab gigi berlubang dapat diketahui dan penanganannya tidak dilakukan secara sembarangan.
"Kalau gigi sudah berlubang, seharusnya diperiksa dulu oleh dokter gigi supaya bisa diketahui penyebab dan perawatan yang tepat," ujarnya.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sampai rasa sakit semakin berat atau muncul pembengkakan sebelum mencari pertolongan medis.
Perawatan Sementara Sebelum ke Dokter
Dalam kondisi tertentu, seseorang mungkin belum dapat segera mendatangi dokter gigi meski sudah mengalami sakit gigi atau sakit gusi. Dalam situasi tersebut, kebersihan rongga mulut tetap perlu dijaga.
drg. Anggie dalam videonya menyebut Minosep Extra sebagai salah satu pilihan penanganan sementara.
"Kalau kamu belum sempat ke dokter dan sedang mengalami sakit gigi atau sakit gusi, kamu bisa menggunakan Minosep Extra sebagai penanganan sementara," katanya.
Minosep Extra merupakan obat kumur antiseptik yang mengandung Chlorhexidine Gluconate 0,2 persen dan Cetylpyridinium Chloride (CPC) 0,05 persen.
Berdasarkan informasi resmi Minosep, Chlorhexidine Gluconate memiliki aktivitas antiseptik dan antimikroba yang membantu menghambat pertumbuhan serta penyebaran bakteri.
Produk tersebut juga disebut dapat digunakan sebagai pendamping perawatan setelah gigi mendapatkan penanganan dari dokter, dengan mengikuti anjuran tenaga kesehatan.
"Setelah giginya sudah ditangani dokter, Minosep Extra juga bisa digunakan sebagai pendamping perawatan sesuai anjuran dokter untuk membantu menjaga kebersihan rongga mulut," imbuhnya.
Dengan demikian, produk perawatan rongga mulut tidak dimaksudkan untuk menggantikan pemeriksaan dokter gigi. Pemeriksaan profesional tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab dan tingkat kerusakan gigi.
Jangan Terjebak Solusi Instan
Kemudahan membeli produk kesehatan melalui marketplace membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk melakukan perawatan mandiri. Namun, kemudahan tersebut tidak berarti seluruh persoalan kesehatan dapat diselesaikan sendiri.
Pada kasus gigi berlubang, misalnya, bagian yang tampak dari luar belum tentu menunjukkan keseluruhan kondisi gigi. Karena itu, upaya sekadar menutup lubang berisiko mengabaikan masalah yang terjadi di bagian dalam.
drg. Anggie kembali menekankan pentingnya memahami kondisi gigi sebelum menentukan tindakan.
"Gigi bolong itu bukan cuma soal menutup lubang. Kita harus tahu dulu apa yang terjadi di dalam giginya," ujarnya.
Pemeriksaan dokter gigi menjadi langkah penting untuk menentukan apakah gigi cukup mendapatkan perawatan sederhana atau membutuhkan tindakan lebih lanjut.
Sementara itu, menjaga kebersihan rongga mulut dan menggunakan produk perawatan sesuai indikasi dapat dilakukan sebagai bagian dari perawatan pendamping.
Mengenal Minosep
Minosep merupakan brand health and hygiene yang telah hadir di Indonesia selama 34 tahun. Produk yang ditawarkan mencakup kebutuhan kebersihan rongga mulut dan tubuh.
Minosep memiliki dua fokus utama, yakni Oral Hygiene dan Body Hygiene. Pada kategori Oral Hygiene, produk-produknya ditujukan untuk membantu menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut, termasuk gigi dan gusi.
Setiap produk dikembangkan dengan kandungan aktif dan fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan serta indikasinya.
Sementara kategori Body Hygiene mencakup berbagai kebutuhan untuk membantu menjaga kebersihan tubuh dan area kewanitaan.
Minosep juga menyebut memiliki sejarah dan kedekatan dengan dunia kedokteran gigi serta tenaga kesehatan. Kehadiran produk tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan kebersihan dan kesehatan tubuh dalam aktivitas sehari-hari.