← Beranda
Ratusan Calon Komcad ASN Digembleng di Brigif 1 Marinir, Menhan: ASN Wajib Beri Pengabdian Terbaik
Syahrul YunizarKamis, 30 April 2026 | 15.49 WIB
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan arahan kepada ratusan ASN yang tengah menjalani Latsarmil pembentukan Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jaksel, pada Rabu (29/4). (Kemhan)

 

 

JawaPos.com-Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) di Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Rabu (29/4). Latihan itu diikuti oleh 280 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tengah digembleng selama 1,5 bulan sebelum dikukuhkan menjadi bagian dari Komponen Cadangan (Komcad) ASN.

Dalam kesempatan itu, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa ASN yang mendapatkan pembekalan untuk bergabung dengan Komcad diharapkan mampu menjadi penguat bagi Komponen Utama, yakni TNI. Menhan juga menekankan bahwa kementerian dan lembaga merupakan pilar strategis dalam memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

”Oleh karena itu, ASN perlu memiliki mentalitas bela negara yang dilandasi nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme,” kata dia dikutip dari keterangan resmi pada Kamis (30/4).

Sjafrie menegaskan, pendidikan Komcad dilaksanakan bukan untuk membentuk ASN menjadi militeristik, melainkan untuk menanamkan karakter kebangsaan yang kuat, disiplin, kekompakan, serta semangat pengabdian. Menurut dia nilai-nilai tersebut harus ditanamkan dengan melalui proses, komitmen, dan kesungguhan dari setiap peserta.

Atas keterlibatan ASN dari berbagai kementerian dan lembaga tersebut, Sjafrie turut mengapresiasi. Meski baru beberapa hari, dia melihat sudah ada perkembangan dari para peserta. Itu tampak dari perubahan positif, khususnya dalam aspek kedisiplinan, kekompakan, dan semangat kebersamaan. Peningkatan tersebut dinilai penting.

”Mengingat ASN merupakan elemen kunci dalam mendukung kinerja kementerian dan lembaga,” ujarnya.

Sjafrie juga menekankan bahwa keberagaman latar belakang peserta dari berbagai kementerian dan lembaga merupakan kekuatan yang mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Dia pun mengingatkan pentingnya integritas dan tanggung jawab ASN sebagai abdi negara. Apalagi seluruh fasilitas, termasuk pelatihan yang dijalani, bersumber dari rakyat.

”Oleh karena itu, ASN dituntut untuk memberikan pengabdian terbaik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.773 calon Komcad ASN dilepas oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Letjen TNI Gabriel Lema pada Rabu (22/4). Upacara pelepasan ribuan ASN tersebut berlangsung di Base Ops Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim).

Kepada awak media, Gabriel menyampaikan bahwa 1.773 calon ASN Komcad itu berasal dari 2.000 lebih ASN yang ikut seleksi untuk menjalani Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil). Jumlahnya berkurang cukup banyak karena ratusan ASN lainnya tidak lolos dari seleksi pada tahap tes kesehatan dan tahap tes mental ideologi.

”Sejumlah 1.773 (ASN) ini gelombang pertama. Sebagaimana awal tahun, bapak menteri pertahanan sudah menegaskan bahwa tahun 2026, 4.000 ASN akan kami bentuk dalam Komcad. Gelombang pertama belum memenuhi 2.000, tetapi ini nanti akan kami lengkapi di gelombang kedua nanti,” terang dia.

Menurut Gabriel, pembentukan Komcad berlatar belakangan ASN merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan agenda nasional. Yakni bela negara untuk memperkuat karakter kebangsaan. Dia tegas menyebut, Komcad bukan wajib militer. Komcad adalah amanat undang-undang (UU) untuk mewujudkan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (sishankamrata).

”Program ini sudah menjadi suatu agenda nasional, bahwa akan dilaksanakan di lingkup Aparatur Sipil Negara, baik kementerian maupun lembaga,” ucap Gabriel.

Jenderal bintang tiga TNI AD itu turut mengapresiasi seluruh kementerian dan lembaga yang sudah terlibat dalam pembentukan ASN Komcad. Menurut dia, itu merupakan wujud nyata kebersamaan institusi pemerintah dalam ikhtiar melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki sikap, karakter, mental yang lebih baik lagi. Dia mendoakan agar 1.773 ASN itu tuntas mengikuti Latsarmil.

Baca Juga: Sudah Punya 50 Ribu Komcad, Pemerintah Indonesia Terus Tambah Kekuatan dari Unsur Masyarakat dan ASN

”Nanti diharapkan ditutup dan ditetapkan sebagai Komponen Cadangan pada tanggal 5 Juni nanti,” harapnya. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan