← Beranda
TNI AL Mulai Pakai Mobil Hybrid dan Listrik untuk Kendaraan Dinas, Hemat BBM sampai 50%
Syahrul Yunizar• Kamis, 16 April 2026 | 23.14 WIB
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan operasional bus listrik untuk menghemat BBM di jajaran Angkatan Laut. (TNI AL)

JawaPos.com - Upaya menghemat konsumsi bahan bakar minyak dilakukan TNI AL, dengan penggunaan mobil hybrid dan mobil listrik untuk kendaraan dinas seluruh jajaran Angkatan Laut.

Kebijakan itu diterapkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dengan target mengurangi konsumsi BBM hingga 50%.

”Sesuai dengan program pemerintah, sebisa mungkin kami 50 persen hemat penggunaan bahan bakar. Tentunya dengan penggunaan mobil listrik, bus listrik, dan mobil hybrid, hal itu bisa dilaksanakan,” ucap Ali saat diwawancarai di Markas Besar TNI AL (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/4).

Beberapa jenis mobil listrik yang digunakan oleh TNI AL untuk kendaraan dinas diambil dari pabrikan Tiongkok.

Baca Juga: Krisis BBM Akibat Perang di Timur Tengah, TNI AL Sesuaikan Mesin Kapal Perang agar Bisa Gunakan Bahan Bakar B35 dan B50

Dia menyebut, jajaran Angkatan Laut yang mendapatkan kendaraan dinas bertenaga listrik adalah pejabat utama, pejabat eselon II, dan pejabat eselon III.

Tidak hanya di Jakarta, kebijakan tersebut berlaku untuk satuan-satuan TNI AL di luar Jakarta.

”Dan ini mulai kami terapkan sudah dari satu bulan yang lalu,” kata Ali sambil menunjukkan beberapa contoh mobil listrik yang digunakan sebagai kendaraan dinas TNI AL.

Untuk menunjang operasional mobil listrik tersebut, TNI AL juga membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) di kantor-kantor yang berada di bawah naungan Angkatan Laut.

Termasuk di pangkalan-pangkalan TNI AL. Tujuannya agar penggunaan mobil listrik tersebut benar-benar efisien dan mengurangi ketergantungan terhadap BBM.

Baca Juga: Sikapi Dampak Konflik di Timur Tengah, TNI AL Luncurkan 20 Bus Listrik untuk Antar Jemput Prajurit 

”Jadi, itu sudah masuk dalam perhitungan mereka, jadi lebih efisien. Dan ke depan kami akan menggunakan pengisian baterai dengan tenaga surya. Jadi, makin-makin hemat lagi dalam hal penggunaan bahan bakar,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, untuk meminimalisir penggunaan BBM, Ali meluncurkan 20 bus listrik.

Orang nomor satu di TNI AL itu menyampaikan bahwa pelan-pelan instansinya mulai beralih dari penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan bertenaga listrik.

”Hari ini, kami TNI Angkatan Laut mulai meresmikan penggunaan mobil listrik. Selain merupakan program pemerintah dalam rangka penghematan energi dan juga menjaga polusi udara, dengan penggunaan mobil listrik maka kita tidak akan ketergantungan lagi pada keterbatasan BBM,” kata Ali.

Ali mengingatkan bahwa saat ini BBM menjadi barang langka yang sulit diperoleh di level global. Penyebabnya tidak lain karena perang yang terjadi di Timur Tengah. 

Baca Juga: Terungkap Motif Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Karena Dendam Pribadi 4 Prajurit TNI

Persisnya perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, Iran, dan negara-negara teluk lainnya. Karena itu, TNI AL memandang perlu kebijakan baru.

”Saat ini mungkin bapa dan ibu tahu semua, permasalahan BBM itu sangat langka karena adanya perang di kawasan Timur Tengah. Untuk itu, kami mulai menggunakan mobil listrik untuk angkutan anggota-anggota TNI Angkatan Laut yang berada terutama di komplek-komplek perumahan yang agak jauh dari Jakarta,” terang dia.

Untuk tahap awal, TNI AL meluncurkan 20 bus listrik dengan rute berbeda. Peruntukannya menjemput prajurit Angkatan Laut yang berdinas di Mabes TNI AL (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur (Jaktim) dan komando utama (kotama) lainnya.

Di antaranya prajurit yang tinggal di kompleks rumah dinas di wilayah Pasir Angin, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat (Jabar) dan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut).

”Jumlahnya, sementara mungkin sekitar 20-an dulu untuk bus. Nanti kami jajaki lebih lanjut untuk penggunaannya. Untuk setiap kotama nanti ke depan akan menggunakan mobil listrik juga. Sementara ini ada yang menggunakan mobil listrik dan menggunakan mobil hybrid, hybrid juga sudah mulai menghemat bahan bakar,” jelas Ali.

Baca Juga: Berhasil Taklukkan Samudera Atlantik, KRI Canopus-936 Milik TNI AL Singgah di Afsel

EDITOR: Bayu Putra