← Beranda
Air di Hotel Jamaah Haji Indonesia Kloter YIA 1 Sempat Mati, PPIH Daker Makkah Pastikan Pulih Cepat
Bayu PutraRabu, 6 Mei 2026 | 04.15 WIB
Sekretaris Sektor 7 Daerah Kerja Makkah Salamun Ali Mafaz menjelaskan mengenai kasus air mati di hotel tempat jamaah haji asal kloter YIA 1 tinggal, Selasa (5/5/2026). (Media Center Haji 2026)

JawaPos.com – Aplikasi Kawal Haji Baru saja menerima laporan soal keluhan jamaah haji asal Kulonprogo, DIY, tentang air di hotel yang mati saat jam sibuk.

Dalam laporan itu, jamaah meminta problem air di hotel yang ia tempati, Al Asalah Al Bakkiya di Misfalah, segera diperbaiki.

Karena sudah terjadi dua kali di jam sibuk menjelang waktu shalat. Alhasil, jamaah haji sempat kesulitan untuk beribadah.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Sektor 7 Daerah Kerja Makkah Salamun Ali Mafaz menjelaskan, pihaknya sejak awal sudah mengantisipasi berbagai potensi hambatan di hotel jamaah haji Indonesia. Termasuk problem air.

Baca Juga: Tim Kesehatan Haji Indonesia Rutin Visit Kamar Jamaah Haji, Batuk Pilek Paling Sering Jadi Keluhan

Karena itu, atas laporan jamaah haji, ia memastikan bagian akomodasi telah menindaklanjuti ke pihak hotel.

“Insya Allah mudah-mudahan hari ini semuanya clear, karena kita pastikan layanan jamaah lebih utama, diutamakan,” terangnya, Selasa (5/5).

Sejauh ini, kasus air mati di sektornya baru terjadi di hotel Al Asalah Al Bakkiya. Problem tersebut langsung ditangani, dan dijanjikan segera terselesaikan.

Yang jelas, pihaknya memastikan selalu tanggap terhadap keluhan jamaah haji. “misalnya shower air di toilet itu tiba-tiba mampet gitu kita langsung tangani,” jelasnya.

Saat pengecekan awal, tuturnya, bila ditemukan kamar yang fasilitasnya bermasalah akan langsung dinyatakan tidak layak.

Baca Juga: Lagi, 3 WNI Ditangkap di Makkah Gara-Gara Penipuan Haji Ilegal dan Penyediaan Dam

Misalnya air, perlengkapan kamar mandi, selimut yang kotor atau bed yang dinilai sudah tidak layak, tentu langsung jadi catatan.

Prinsipnya, seluruh fasilitas hotel harus betul-betul siap dan layak pakai saat hendak kedatangan jamaah.

Karena itu, urusan maintenance fasilitas hotel harus kelar sebelum jamaah haji datang. Bila memang ada indikasi kelalaian dari pihak hotel, pihaknya akan melapor ke Kantor daker Makkah.

“Terkait dengan teknis penalti dan lain sebagainya kita serahkan sepenuhnya kepada pihak daker,” imbuhnya.

Yang jelas, setiap muncul laporan permasalahan, pihaknya segera berupaya mencarikan solusi saat itu juga.

Baca Juga: Jamaah Haji Indonesia Perlu tahu, ini Cara Mudah Kembali ke 3 Terminal Bus Shalawat dari Masjidil Haram

EDITOR: Bayu Putra