JawaPos.com – Tepat pukul 14.20 Waktu Arab Saudi, Jumat (1/5), belasan bus yang membawa dua kloter jamaah haji Indonesia asal embarkasi SUB 1 dan 2 tiba di hotel Rabiyat Al Hijaz, Makkah.
Sebanyak 760 jamaah asal Kabupaten Probolinggo itu menjadi rombongan pertama dari Jawa Timur yang tiba di Makkah.
Secara keseluruhan, hari ini ada 5.984 jamaah haji dari 15 kloter yang tiba di Makkah. Termasuk di dalamnya 4 kloter jamaah haji asal embarkasi Surabaya, yakni SUB 1, 2, 3, dan 4 berisi 1.520 jamaah.
Hingga berita ini diterbitkan, baru tiga kloter SUB yang tiba di hotel, yakni SUB 1, 2, dan 3. Sementara kloter SUB 4 dijadwalkan tiba pukul 23.00 WAS.
Baca Juga: Jamaah Haji Indonesia Mulai Laksanakan Umrah Wajib, Pakai Strategi untuk Lindungi Perempuan
Hotel-hotel jamaah dari empat kloter tersebut posisinya bersebelahan. Terletak di sektor 1 di wilayah Syisyah, Makkah.
Hotelnya tak terlalu besar, sehingga ada salah satu hotel yang dihuni oleh satu kloter saja.
Begitu tiba, jamaah haji diberi souvenir dan langsung dipersilakan naik ke kamar masing-masing didampingi oleh kepala rombongan.
“Saat ini jamaah haji istirahat dulu, kemudian nanti sekitar jam 10 malam itu pelaksanaan umrah wajib,” terang Kepala Sektor 1 Makkah Iman Romansyah.
Dia mengimbau para jamaah untuk benar-benar menjaga Kesehatan. Karena waktu menuju puncak haji masih panjang, sekitar 25 hari.
Baca Juga: Tala'al Badru Sambut Kedatangan Jamaah Haji Indonesia di Makkah untuk Memulai Rangkaian Ibadah Haji
Kondisi itu juga tidak lepas dari perbedaan iklim antara Indonesia dan Arab Saudi. Arab Saudi yang iklimnya lebih kering dari Indonesai tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para jamaah.
Para jamaah juga diimbau menjaga keamanan barang pribadi, terutama saat bepergian keluar dari hotel.
Selain itu, bila beribadah di Masjidil Haram, para jamaah diminta mengikuti arahan petugas agar keamanan dan kenyamanan dalam beribadah lebih terjaga.
“Jadi barang-barang yang tidak perlu tidak usah dibawa. Yang penting nanti harapannya adalah segala pergerakan mengikuti instruksi dari para petugas,” lanjutnya.
Iman menambahkan, sempat ada salah satu koper jamaah yang terbawa oleh kloter lain saat berangkat ke Makkah. Namun, langsung terdeteksi dan dijemput oleh petugas haji kemudian diserahkan ke pemiliknya.
Baca Juga: Perbedaan Haji Tamattu, Qiran, dan Ifrad, 3 Jenis Haji yang Bisa Dipilih oleh Jamaah Haji