← Beranda
Fokus Pengalaman Pengguna, ASUS Tekankan Inovasi hingga Layanan Purnajual
Dimas ChoirulJumat, 8 Mei 2026 | 22.08 WIB
Salah satu produk Laptop ASUS, tipe Vivobook S14. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

JawaPos.com — ASUS menekankan pentingnya pengalaman pengguna secara menyeluruh, mulai dari performa perangkat hingga dukungan layanan setelah pembelian.

Country Marketing Manager ASUS Indonesia, Davina Larissa, mengatakan bahwa perkembangan teknologi saat ini tidak lagi hanya berfokus pada spesifikasi semata, tetapi juga layanan unggul yang diberikan kepada pengguna.

“Kalau kita berbicara teknologi sekarang, ini sudah bukan lagi soal siapa yang punya spesifikasi atau fitur terbaru, tapi bagaimana end-user benar-benar bisa merasakan performa laptop yang luar biasa, juga after-sales service yang nomor satu,” ujarnya dalam sebuah acara media gathering di Jakarta, Rabu (6/5).

Davina menjelaskan, perusahaan mengusung tiga pilar utama dalam membangun nilai merek, yakni product value, AI value, serta quality and service.

“Yang pertama tentunya adalah product value. Saat kita ngomongin product value, itu hadir lewat inovasi dan performa terbaik. Yang kedua adalah AI value, yaitu pengalaman AI yang relevan dan membantu aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, aspek kualitas dan layanan menjadi perhatian utama untuk memastikan perangkat tetap optimal dalam jangka panjang.

“Laptop yang bagus buat kami bukan cuma powerful di awal, tapi juga harus reliable untuk jangka panjang. Dukungan servis yang memberi rasa aman juga jadi alasan kami berinvestasi di quality testing, service coverage, sampai perlindungan yang lebih lengkap,” katanya.

Baca Juga: Asus Perkuat Lini Laptop Gaming, Hadirkan ROG Zephyrus G14 hingga TUF Gaming A14

Sementara itu, Head of Public Relations & Digital ASUS Indonesia, Brama Setyadi, memaparkan posisi perusahaan di pasar teknologi dalam negeri.

Menurut dia, ASUS telah memimpin pasar notebook consumer selama 13 tahun sejak 2013, dengan pangsa pasar mencapai 37 persen pada kuartal pertama 2024 berdasarkan data Microsoft Activation.

“Di segmen gaming, ASUS juga memimpin selama 11 tahun dengan 40 persen market share berdasarkan data Nvidia,” ujarnya.

Brama menjelaskan, ASUS mengembangkan ekosistem produk yang mencakup berbagai lini, mulai dari motherboard hingga perangkat pendukung lainnya.

“Semua itu didukung dengan ekosistem yang lengkap—dari motherboard sampai aksesoris seperti keyboard dan tas. Karena itu, kami menyebut diri sebagai the most complete ecosystem PC company in Indonesia,” jelasnya.

Dari sisi produk, ASUS membagi lini laptop ke dalam beberapa segmen, mulai dari mainstream seperti Vivobook, hingga segmen premium seperti Zenbook dan ProArt untuk kebutuhan kreator.

Selain itu, perusahaan juga menghadirkan berbagai perangkat gaming, termasuk lini ROG dan TUF Gaming, yang menyasar pengguna dari level kasual hingga profesional.

Dalam aspek layanan, ASUS telah memiliki 141 service center di Indonesia, serta menawarkan garansi hingga tiga tahun untuk produk premium, termasuk perlindungan kerusakan akibat kelalaian pengguna.

“Produk ASUS diuji dengan 26 prosedur standar militer agar tahan lama dan bisa digunakan dalam kondisi ekstrem,” kata Brama.

Ia menambahkan, perusahaan juga menyediakan sejumlah layanan tambahan seperti pengiriman gratis ke service center, perawatan perangkat, hingga jalur layanan cepat bagi pengguna tertentu.

Dengan strategi tersebut, ASUS berharap dapat terus mempertahankan posisinya di pasar sekaligus menjawab kebutuhan pengguna yang semakin beragam.

 

EDITOR: Mohamad Nur Asikin