JawaPos.com - Xiaomi resmi menghadirkan Xiaomi 17 Series di Indonesia. Lini flagship terbaru ini terdiri dari Xiaomi 17 Ultra, Xiaomi 17, serta edisi spesial Xiaomi Leica Leitzphone yang dikembangkan bersama Leica.
Fokus utamanya tetap sama, menghadirkan pengalaman fotografi profesional dalam format smartphone premium.
Kolaborasi dengan Leica Camera AG kembali menjadi daya tarik utama pada Lini Xiaomi 17 Series.
Pada Xiaomi 17 Ultra, Xiaomi menyematkan sensor utama berukuran 1 inci Light Fusion 1050L yang dirancang untuk menangkap cahaya lebih maksimal, terutama dalam kondisi minim cahaya.
Baca Juga: Xiaomi Pimpin Pasar Smartphone Indonesia 2025, Kuasai 19 Persen Pasar
Kamera telefoto 200 MP dengan rentang fokus 75–100 mm turut dibekali mechanical optical zoom yang mampu menjangkau ekuivalen hingga 400 mm.
Kemampuan videonya pun diarahkan ke kelas sinema dengan dukungan perekaman hingga 4K 120fps serta Dolby Vision dan ACES Log.
Sementara itu, Xiaomi 17 hadir dalam bodi yang lebih ringkas namun tetap mempertahankan karakter flagship.
Perangkat ini menggunakan sensor Light Fusion 950 berukuran 1/1,31 inci yang menawarkan dynamic range tinggi untuk hasil foto lebih hidup.
Lensa Leica 60mm floating telephoto memungkinkan pengambilan potret dengan zoom optikal setara 5x serta kemampuan makro hingga jarak dekat.
Untuk kebutuhan video, Xiaomi 17 sudah mendukung perekaman 4K 60fps dengan Dolby Vision dan format Log untuk kebutuhan editing profesional.
Di sektor performa, seluruh model dalam Xiaomi 17 Series ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang membawa CPU Qualcomm Oryon generasi terbaru serta GPU Adreno mutakhir.
Kombinasi ini dirancang untuk menangani fotografi komputasional, perekaman video resolusi tinggi, multitasking berat, hingga gaming intensif tanpa hambatan berarti.
Daya tahan baterai juga menjadi perhatian utama. Xiaomi 17 Ultra dibekali baterai 6.000 mAh yang mendukung pengisian cepat 90 W melalui kabel dan 50 W secara nirkabel.
Xiaomi 17 bahkan hadir dengan kapasitas sedikit lebih besar, yakni 6.330mAh, serta dukungan 100W wired HyperCharge dan 50W wireless charging.
Baca Juga: 5 Tips Motret dengan Xiaomi 15T Series agar Fotomu Nggak Ngeblur seperti Orang Kurang Darah
Teknologi pengisian baterai ini juga sudah kompatibel dengan standar PD-PPS hingga 100 W.
Hadirkan Varian Ultra Paling Tipis
Dari sisi desain, Xiaomi 17 Ultra tampil dengan bodi all-flat setebal 8,29 mm dan bobot mulai 218 gram, menjadikannya salah satu varian Ultra paling tipis yang pernah dirilis Xiaomi.
Sementara Xiaomi 17 memiliki ketebalan 8,06 mm dengan bobot 191 gram, membuatnya terasa lebih ringan di tangan.
Keduanya menggunakan panel OLED kustom dengan refresh rate adaptif 1–120Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits, sehingga tetap nyaman digunakan di bawah terik matahari.
Sertifikasi IP68 turut memastikan perlindungan terhadap air dan debu.
Sebagai pelengkap, Xiaomi menghadirkan Xiaomi Leica Leitzphone yang memadukan filosofi desain klasik Leica ke dalam perangkat modern.
Baca Juga: Xiaomi 15T Series Bikin Fotografi Mobile Naik Level, Ini 5 Rahasia Hasil Foto Tanpa Blur!
Ponsel ini menggunakan bodi aluminium alloy berlapis nickel-anodized serta dilengkapi dial fisik Leica Camera Ring untuk menghadirkan sensasi penggunaan kamera profesional.
Mode khusus Leica Essential bahkan memungkinkan pengguna mereplikasi karakter visual kamera legendaris seperti Leica M9 dan Leica M3.
Untuk pasar Indonesia, Xiaomi 17 Ultra dipasarkan dengan harga Rp 19.999.000, sedangkan Xiaomi 17 dibanderol mulai Rp 14.999.000. Sementara untuk Xiaomi Leica Leitzphone dijual dengan harga hampir Rp 30 juta.
Dengan kombinasi kamera Leica, chipset kelas atas, layar super terang, dan baterai besar dengan pengisian ultra cepat, Xiaomi 17 Series menjadi sedikit upaya merek ponsel asal Tiongkok yang sebelumnya cuma pede bermain di pasar menengah ke bawah ini, untuk memperkuat posisinya di segmen flagship premium.