← Beranda
IHSG Diprediksi kembali Menguat, ini Beberapa Rekomendasi Saham
Djati WaluyoRabu, 10 Juni 2026 | 15.10 WIB
IHSG, Rabu (10/6), diprediksi menguat ke level 5.746 dengan peluang saham BBNI, CDIA, HRTA, dan INET. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi  kembali akan menguat hari ini, Rabu (10/6) seiring penguatan  sebesar 7,57 persen ke level 5.746 pada perdagangan Selasa (9/6). Penguatan tersebut diperkirakan seiring munculnya volume pembelian yang meningkat dan sekaligus menutup area gap yang terbentuk pada perdagangan kemarin.Selasa (9/6) kemarin.

Dalam analisisnya, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] dari wave 5. Sebagaimana diketahui, wave 5 adalah gelombang kenaikan terakhir dalam satu siklus tren naik (bullish).

MNC Sekuritas menyebut area penguatan terdekat IHSG diperkirakan berada pada rentang 5.763 hingga 5.784. Adapun level support berada di 5.523 dan 5.191, sedangkan level resistance berada di 5.846 dan 6.065.

MNC Sekuritas mencatat sejumlah saham yang dinilai memiliki peluang pergerakan positif berdasarkan analisis teknikal.

Adapun salah satunya adalah saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat 8,64 persen ke level 3.270 dan disertai munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BBNI sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (5).

Untuk strategi perdagangan, MNC Sekuritas merekomendasikan trading buy pada area 3.160 hingga 3.240 dengan target harga di level 3.400 dan 3.470. Adapun batas kerugian (stoploss) berada di bawah 3.120.

Selain itu, saham PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) diperkirakan akanmelonjak 17,80 persesn ke level 695 dengan dukungan volume pembelian yang meningkat. Menurut MNC Sekuritas, posisi CDIA saat ini berada pada bagian dari wave (5) dari wave [C].

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness pada rentang 480 hingga 570 dengan target harga 770 dan 850. Level stoploss ditetapkan di bawah 426.

Penguatan juga terjadi pada saham PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) yang naik 10,08 persen ke level 2.130. Kenaikan tersebut turut disertai peningkatan volume pembelian.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi HRTA saat ini berada di awal wave B dari wave (Y). Untuk strategi investasi, perusahaan sekuritas tersebut merekomendasikan buy on weakness pada area 2.010 hingga 2.080 dengan target harga 2.220 dan 2.400. Adapun batas kerugian berada di bawah level 1.990.

Selain itu, saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) menguat signifikan sebesar 16,56 persen ke level 183 dengan peningkatan volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi INET saat ini berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C).

Rekomendasi yang diberikan adalah buy on weakness pada rentang harga 124 hingga 165 dengan target harga 214 dan 242. Sementara itu, level stoploss berada di bawah 114. (Djati Waluyo)

EDITOR: Estu Suryowati