JawaPos.com - Guruh Soekarnoputra dikabarkan sedang dalam kondisi kritis dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RS Siloam Semanggi, Jakarta.
Putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno itu masih belum sadarkan diri hingga sekarang. Tim dokter rumah sakit memantau setiap perkembangannya untuk memberikan perawatan terbaik.
Didi Mahardika selaku keponakan Guruh mengatakan, pihak keluarga telah melaporkan kondisi terkini Guruh kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Pihak keluarga sendiri sudah menginformasikan kepada Bapak Presiden terkait kondisi beliau," ujar Didi Mahardika saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (24/9).
Baca Juga: Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Didi pun menyampaikan respons Presiden Prabowo terkait kondisi Guruh. Sang Presiden meminta untuk diberikan penanganan terbaik mengingat kiprahnya sebagai seniman, budayawan, sekaligus salah satu tokoh besar dan memiliki perjalanan panjang dalam sejarah kebudayaan Indonesia.
"Diapresiasi dari Bapak Presiden agar ditangani secara intensif mengingat beliau adalah salah satu budayawan dan pelaku sejarah Indonesia," ungkap Didi Mahardika.
Sebelumnya, Didi menyebut bahwa Guruh belum sadarkan diri dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta.
Didi Mahardika enggan mengungkapkan penyakit yang diderita Guruh atas permintaan keluarga.
Pihak keluarga meminta masyarakat untuk ikut mendoakan kesembuhan Guruh.
"Mohon doanya agar kondisi beliau kembali sehat. Kami sekeluarga juga tetap optimis bahwa Om Guruh bisa kembali sehat," kata Didi.
"Baru ini yang bisa saya sampaikan, sekali lagi mohon doanya agar Om Guruh bisa sembuh kembali," imbuhnya.
Sosok Penting dalam Dunia Seni Indonesia
Guruh Soekarnoputra bukan hanya dikenal sebagai putra Presiden Soekarno dan Fatmawati. Ia memiliki perjalanan panjang sebagai seniman yang berkarya di bidang musik, tari, koreografi hingga pertunjukan seni.
Guruh sejak kecil telah mempelajari berbagai kesenian, termasuk tari Jawa, Sunda dan Bali. Ia juga mempelajari piano dan mulai membentuk kelompok musik sejak usia muda.
Guruh sempat mendirikan Swara Mahardhika, kelompok kesenian yang menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kreatifnya. Ia juga dikenal melalui proyek musik Guruh Gipsy bersama sejumlah musisi, termasuk Chrisye, Keenan Nasution dan Abadi Soesman.
Karya Guruh tidak hanya berhenti di musik. Ia juga terlibat dalam berbagai pertunjukan kolosal dan karya seni yang membawa tema kebudayaan serta nasionalisme Indonesia. Beberapa karya pertunjukannya antara lain Untukmu Indonesiaku, Cinta Indonesia dan Gilang Indonesia Gemilang.
Di dunia perfilman, Guruh juga tercatat sebagai ilustrator musik sejumlah film, di antaranya Ali Topan Anak Jalanan, Gita Cinta dari SMA dan Puspa Indah Taman Hati. Ia juga pernah tampil sebagai aktor dalam film Sembilan Wali pada 1985.
Baca Juga: Komentar Pihak Reza Gladys Usai PK Nikita Mirzani Ditolak Mahkamah Agung
Selain aktif berkesenian, Guruh diketahui juga pernah terjun ke dunia politik dan sempat menjadi anggota DPR.