JawaPos.com - Rhoma Irama menegaskan tidak akan pensiun dari dunia musik meski usianya memasuki 80 tahun. Bagi sang Raja Dangdut, berkarya bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga bagian dari cara menjaga tubuh dan pikiran agar tetap aktif dan sehat.
Hal itu disampaikan Rhoma Irama saat menghadiri acara Milad ke-19 Fahmi Tamami di Soneta Records, Cilodong, Depok, Jawa Barat, belum lama ini.
Dalam kesempatan itu, Rhoma mendapat pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya berhenti dari aktivitas musik seiring bertambahnya usia. Jawabannya tegas. Ia justru tidak ingin mengenal istilah pensiun dalam menjalani kehidupan sebagai seorang seniman.
"Jangan, kalau pensiun (bisa) stroke kita. Jangan pernah otak ini berhenti berpikir," ujar Rhoma Irama.
Baca Juga: Mengenang Chad Gilbert, Bermusik untuk Menginspirasi Orang-orang yang Mengalami Hal Sulit
Menurut Rhoma, seseorang tetap perlu menjaga aktivitas fisik sekaligus mengasah kreativitas. Ia menilai berhenti bekerja bukan berarti harus berhenti bergerak maupun menghasilkan sesuatu.
"Jangan pernah badan ini berhenti bergerak. Harus selalu olahraga, harus selalu kreatif," lanjutnya.
Rhoma Irama kemudian membandingkan dunia seni dengan pekerjaan yang memiliki batas masa pengabdian. Menurut dia, seniman tidak mengenal masa pensiun selama masih mampu menciptakan karya.
"Makanya nggak ada istilah pensiun di dunia seni. Nggak ada istilah pensiun, kecuali ASN," kata Rhoma.
Tetap Aktif di Usia 80 Tahun
Rhoma Irama memang masih menunjukkan aktivitasnya di panggung musik meski usianya tidak lagi muda. Pada Agustus 2026, ia tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun tidak menggelar pertunjukan di Negeri Jiran.
Dalam penampilan bersama Soneta Group di Latihan Pestapora Malaysia, Rhoma membawakan sejumlah lagu seperti Euphoria, Judi, Keramat, dan Kata Pujangga. Ia juga tampil bersama Maliq & D'Essentials dalam salah satu momen pertunjukan.
Aktivitas tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan Rhoma di industri musik masih terus berjalan. Soneta Group yang menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya, masih berupaya menghadirkan aransemen dan karya yang dapat menjangkau para pendengar lintas generasi.
Bagi Rhoma, usia bukan alasan untuk menghentikan kreativitas. Justru dengan terus berpikir dan menciptakan karya, ia merasa tetap memiliki aktivitas yang membuat hidupnya bergerak.
Film Biografi Rhoma Irama Mulai Dipersiapkan
Di tengah keteguhannya untuk terus bermusik, perjalanan hidup Rhoma Irama juga tengah dipersiapkan untuk diangkat ke layar lebar.
Sejumlah produser disebut tertarik membuat film biografi tentang kehidupan dan perjalanan karier sang Raja Dangdut. Rhoma membenarkan adanya rencana tersebut dan menyebut proyeknya masih berada dalam tahap seleksi konsep, penulisan naskah, dan pendalaman alur cerita.
"Ada satu rencana pembuatan film dari beberapa produser yang ingin membuat biografi Rhoma Irama," kata Rhoma Irama
Rhoma berharap proses produksi film tersebut dapat segera memasuki tahap syuting. Ia bahkan ingin menyaksikan langsung proses pembuatan film yang mengangkat kisah hidupnya.
Rencana film biopik tersebut disebut mendapat inspirasi dari film biografi sejumlah musisi dunia seperti Elvis Presley, Freddie Mercury, dan Michael Jackson.
Dengan demikian, memasuki usia 80 tahun justru menjadi fase ketika berbagai aktivitas Rhoma Irama masih terus berjalan. Selain mempertahankan aktivitas musik bersama Soneta, ia juga menghadapi babak baru berupa rencana pengangkatan perjalanan hidupnya ke layar lebar.
Baca Juga: Chad Gilbert 'New Found Glory' Meninggal Dunia di Usia 45 Tahun Setelah Berjuang Melawan Kanker
Rhoma Irama pun menunjukkan bahwa bagi seorang seniman, berkarya tidak harus berhenti hanya karena usia bertambah. Selama masih mampu berpikir, bergerak, dan menciptakan sesuatu, ia memilih untuk tetap berada di dunia yang telah membesarkan namanya.