← Beranda
Profil Katty Butterfly, DJ Asal Thailand yang Ngaku Jadi Korban Pengancaman Club Bandung
Abdul RahmanJumat, 4 September 2026 | 20.25 WIB
DJ Katty Butterfly. (Instagram: dj_kattybutterfly36)

 

JawaPos.com - DJ Katty Butterfly kembali mendapat perhatian publik setelah mengaku mengalami dugaan pemerasan dan pengancaman dari salah satu tempat hiburan malam atau club di Bandung. Persoalan tersebut bermula ketika Katty membatalkan jadwal penampilan karena mengalami gangguan kesehatan.

Menurut pihak Katty, pembatalan dilakukan karena ia mengalami nyeri perut akut setelah asam lambungnya kambuh. Ia kemudian berupaya menyelesaikan persoalan secara baik-baik melalui mediasi, bahkan bersedia memberikan ganti rugi sesuai kesepakatan dalam kontrak. Namun, menurut keterangannya, muncul permintaan pembayaran dengan nominal yang tidak tercantum dalam perjanjian kerja sama.

Di tengah persoalan tersebut, sosok Katty Butterfly juga menarik perhatian karena perjalanan hidupnya yang cukup panjang. Perempuan asal Thailand ini bukan hanya dikenal sebagai DJ, tetapi juga pernah menekuni dunia tari, modeling, hingga menjadi  konten kreator.

Profil DJ Katty Butterfly

Baca Juga: Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie Karena Orang Ketiga? Begini Kata Pengacaranya

Katty Butterfly memiliki nama asli Poltee Kattarey. Ia lahir di Thailand pada 29 Oktober 1988. Nama Katty Butterfly memiliki cerita tersendiri. Panggilan "Kat" berasal dari namanya, Kattarey, yang kemudian berkembang menjadi Katty. Sementara nama Butterfly berkaitan dengan tato berbentuk kupu-kupu yang dimilikinya.

Karena kariernya berkembang di Indonesia, nama Katty Butterfly kemudian cukup akrab bagi penikmat industri hiburan malam di Tanah Air.

Pendidikan dan Masa Muda

Tidak banyak informasi terverifikasi mengenai nama sekolah maupun jenjang pendidikan formal yang pernah ditempuh Katty Butterfly. Meski demikian, masa sekolah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Katty pernah bercerita bahwa sejak muda dirinya sudah terbiasa bekerja sambil sekolah untuk membantu keluarga.

Dalam sebuah wawancara, ia mengungkapkan pernah menjalani pekerjaan paruh waktu setelah pulang sekolah. Ia pernah bekerja di minimarket sebagai kasir. Katty sempat mengatakan sejak usia belasan tahun dirinya sudah terbiasa berusaha mendapatkan penghasilan sendiri.

Pengalaman tersebut ikut membentuk karakter Katty yang dikenal mandiri dan pekerja keras.

Awali Karier dari Dunia Tari dan Modeling

Sebelum dikenal sebagai DJ, Katty Butterfly lebih dulu bersentuhan dengan dunia seni pertunjukan. Ia pernah menjadi penari profesional dan kemudian bergabung dengan sejumlah agensi modeling. 

Aktivitas sebagai penari dan model membuat Katty memiliki kesempatan bepergian ke sejumlah negara. Dalam perjalanan tersebut, ia semakin sering bertemu dengan DJ profesional.

Pertemuannya dengan para DJ yang kemudian menumbuhkan ketertarikan terhadap dunia musik elektronik. Katty mulai mempelajari teknik DJ dan akhirnya memilih menjadikan profesi tersebut sebagai bagian penting dari perjalanan kariernya.

Karier DJ Katty Butterfly di Indonesia

Karier Katty Butterfly di Indonesia mulai dikenal sejak sekitar 2016. Ia membangun popularitas melalui penampilan dari satu tempat hiburan ke tempat hiburan lainnya.

Sebagai DJ, Katty dikenal memainkan berbagai jenis musik elektronik. Genre yang pernah dikaitkan dengan penampilannya antara lain electro, electro house, drum and bass, trap hingga twerk.

Perpaduan kemampuan bermusik dan penampilan panggung membuat namanya cepat mendapat perhatian. Popularitasnya kemudian tidak hanya datang dari aktivitas sebagai DJ, tetapi juga dari aktivitasnya di media sosial.

Sempat Mengalami Persoalan Keimigrasian

Perjalanan karier Katty di Indonesia juga tidak selalu berjalan mulus. Pada 2016, ia sempat berurusan dengan pihak imigrasi di Bali terkait izin kerja. Ketika itu, persoalan berkaitan dengan kesesuaian izin yang dimiliki dengan pekerjaan yang dijalankannya sebagai DJ.

Peristiwa tersebut sempat menjadi sorotan, tetapi Katty kemudian kembali beraktivitas di Indonesia dengan status dan izin yang telah dilengkapi.

Viral karena Konten Mukbang

Di luar dunia DJ, Katty Butterfly memiliki sisi lain yang membuatnya semakin dikenal masyarakat luas.

Ia beberapa kali membagikan konten makan dalam porsi besar melalui media sosial. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kebiasaannya menyantap sayuran mentah dalam jumlah banyak.

Konten tersebut membuat citranya berkembang dari sekadar DJ menjadi figur hiburan yang memiliki karakter kuat di media sosial. Ia kemudian dikenal luas karena konten makan sekaligus gaya komunikasinya yang spontan dan apa adanya.

Kehidupan Pribadi dan Anak

Dalam kehidupan pribadi, Katty Butterfly pernah menikah dengan pengusaha Andri Tanu Wijaya pada Desember 2018. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang putri bernama Katherine Tanu Wijaya. Rumah tangga mereka kemudian berakhir dengan perceraian pada 2020.

Setelah berpisah, Katty lebih banyak berbicara mengenai perannya sebagai ibu. Ia mengaku ingin fokus membesarkan putrinya dan ingin memastikan anaknya mendapatkan pendidikan yang baik.

Katty juga pernah mengungkapkan keinginannya agar sang anak dapat menempuh pendidikan hingga universitas. Bagi Katty, bekerja keras bukan semata untuk memenuhi kebutuhan dirinya, tetapi juga untuk masa depan putrinya.

Memutuskan Menjadi Mualaf

Salah satu perubahan besar dalam kehidupan Katty Butterfly terjadi pada 29 Oktober 2020.

Bertepatan dengan ulang tahunnya, Katty mengucapkan dua kalimat syahadat dan resmi memeluk Islam. Prosesi tersebut dilakukan di bawah bimbingan Gus Miftah dan menjadi salah satu momen yang banyak mendapat perhatian publik.

Setelah menjadi mualaf, Katty menunjukkan keinginannya untuk mempelajari Islam lebih jauh. Ia sempat membagikan proses belajar membaca Al-Qur'an menggunakan metode Iqra di media sosial.

Perubahan tersebut juga memengaruhi cara Katty menampilkan dirinya di hadapan publik. Ia beberapa kali terlihat mengenakan hijab dan busana muslim.

Pernah Mengurangi Aktivitas sebagai DJ

Setelah menjadi ibu sekaligus menjalani perubahan dalam kehidupan pribadinya, Katty sempat mengurangi aktivitasnya sebagai DJ. Katty sempat ingin lebih fokus terhadap anak dan kehidupannya di luar panggung.

Namun, perjalanan kariernya menunjukkan bahwa dunia DJ tetap menjadi bagian penting dari identitas profesional Katty Butterfly.

Terseret Masalah dengan Tempat Hiburan Malam di Bandung

Nama Katty kembali menjadi perhatian pada September 2026 setelah ia mengungkap dugaan pemerasan dan pengancaman yang dikaitkan dengan salah satu club atau tempat hiburan malam di Bandung.

Persoalan tersebut berawal dari pembatalan penampilan akibat kondisi kesehatan. Katty menyatakan dirinya tidak dapat tampil karena mengalami nyeri perut akut setelah asam lambung kambuh. Ia kemudian meminta maaf dan berupaya mencari penyelesaian terkait konsekuensi dari pembatalan tersebut.

Katty menyebut dirinya bersedia memberikan kompensasi sesuai ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Namun, menurut versinya, persoalan berkembang setelah terdapat permintaan pembayaran yang disebut tidak sesuai dengan nilai yang tercantum dalam kontrak.

Baca Juga: Hak Asuh Anak Audi Marissa dan Anthony Xie Jatuh ke Siapa? Kuasa Hukum Ungkap Hasil Kesepakatan

Katty juga mengaku mendapat perlakuan yang membuatnya merasa dipermalukan dan dirugikan. Ia bahkan menyebut adanya dugaan pemerasan dan pengancaman buntut atas konflik tersebut. 

EDITOR: Abdul Rahman