JawaPos.com - Raihaanun dan Maxime Bouttier dipasangkan dalam serial terbaru WeTV berjudul Tante Sonya. Sebuah adaptasi modern yang mengangkat kisah tentang perempuan karier, percintaan beda usia, hingga konflik relasi kuasa di lingkungan profesional. Series ini dijadwalkan tayang secara eksklusif di WeTV mulai 4 September 2026.
Serial Tante Sonya merupakan kolaborasi antara WeTV bersama Rapi Films. Series ini menjadi salah satu upaya menghadirkan kembali cerita yang sudah dikenal publik melalui karya populer era 1990-an, Catatan Harian Tante Sonya, disesuaikan dengan pendekatan baru supaya lebih dekat dengan kehidupan masyarakat masa kini.
Serial dengan 10 episode ini berpusat pada Sonya, seorang perempuan sukses berusia 42 tahun yang diperankan oleh aktris Raihaanun. Di tengah perjalanan kariernya, Sonya kembali dipertemukan dengan Ben yang diperankan Maxime Bouttier, pria berusia 28 tahun yang memiliki hubungan dengan masa lalunya.
Pertemuan tersebut semakin rumit ketika Ben ternyata bekerja sebagai bawahan Sonya di Dermawan Group. Hubungan keduanya pun berkembang di tengah perbedaan usia 14 tahun, tekanan lingkungan, hingga persoalan profesional yang membuat kedekatan mereka tidak sekadar menjadi kisah percintaan biasa.
Baca Juga: Audi Marissa Ungkap Pesan Perpisahan usai Gugat Cerai Anthony Xie
Tante Sonya juga mengangkat dinamika relasi kuasa di dunia kerja. Sonya dan Ben harus menghadapi batas antara kehidupan profesional dan perasaan pribadi, sementara berbagai kepentingan di perusahaan turut memengaruhi perjalanan hubungan mereka.
Konflik semakin memanas dengan kehadiran Lidya yang diperankan Sarah Felicia. Sosok Lidya merupakan mantan kekasih Ben yang digambarkan memiliki sifat manipulatif dan obsesif. Kehadirannya menjadi ancaman baru yang membuat hubungan Sonya dan Ben semakin diuji.
Selain Raihaanun, Maxime Bouttier, dan Sarah Felicia, serial ini juga diperkuat oleh sejumlah pemain lain, termasuk Hamish Daud dan Dinda Kirana. Para karakter terlibat dalam cerita yang berkembang di tengah ambisi dan dinamika keluarga besar di balik Dermawan Group.
Raihaanun mengatakan, karakter Sonya memiliki pesan yang cukup kuat tentang perempuan yang berani menentukan jalan hidupnya sendiri. Menurutnya, perjalanan Sonya dapat menjadi gambaran bagi banyak perempuan yang tengah berusaha menemukan kebahagiaan tanpa harus selalu tunduk pada penilaian lingkungan dan orang-orang sekitar.
“Pesan terkuatnya adalah keberanian perempuan untuk membuat pilihan hidup secara mandiri, terlepas dari segala penilaian orang lain,” ujar Raihaanun di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat belum lama ini.
Maxime Bouttier mengungkapkan, chemistry antara dirinya dengan Raihaanun terbangun secara natural karena keduanya telah memiliki hubungan pertemanan yang baik. Namun, ia mengakui karakter Ben menghadirkan tantangan tersendiri dalam proses pendalaman peran.
Ben, menurut Maxime, harus berada di posisi sebagai seorang staf yang tetap menjaga profesionalitas, namun pada saat yang sama menghadapi perasaan pribadi terhadap atasannya. Konflik tersebut menjadi salah satu elemen penting dalam perkembangan cerita dari series ini.
Baca Juga: Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Produser Rapi Films, Sunil Samtani, mengatakan bahwa adaptasi Tante Sonya tetap mempertahankan esensi cerita yang menjadi kekuatan karya sebelumnya. Namun, pengemasannya disesuaikan dengan perubahan zaman dan kebiasaan penonton di era digital yang menginginkan cerita lebih intens dan relevan dengan realitas kehidupan modern.
Series Tante Sonya akan mulai tayang secara eksklusif di WeTV pada 4 September 2026.