← Beranda
5 Alasan 'Masters of the Universe' Tampil Berbeda dan Menyegarkan sebagai Film Superhero Modern
Risma Azzah FatinRabu, 10 Juni 2026 | 05.16 WIB
Masters of the Universe (Instagram @fandango)

JawaPos.com – Film Masters of the Universe mendapat respons positif berkat keberhasilannya menghadirkan pendekatan berbeda dalam genre superhero.

Adaptasi live-action waralaba legendaris tersebut tidak hanya mengandalkan aksi dan efek visual, tetapi juga memperkuat aspek karakter serta emosi cerita.

Berikut 5 alasan utama yang membuat Masters of the Universe dinilai berbeda dari film superhero lainnya, seperti dilansir dari laman The New York Times pada Selasa (9/6).

1.     Karakter Utama yang Humanis dan Mudah Dipahami

Nicholas Galitzine berhasil menghadirkan sosok Pangeran Adam yang tidak hanya heroik, tetapi juga manusiawi. Karakter tersebut diperlihatkan memiliki keraguan, tanggung jawab, dan beban emosional yang membuatnya terasa dekat dengan penonton.

 Pendekatan ini menjadikan transformasi Adam menjadi He-Man lebih bermakna dibanding sekadar perubahan menjadi pahlawan super.

2.     Fokus pada Kegagalan dan Penebusan Karakter

Film ini memberikan ruang besar bagi karakter Duncan atau Man-At-Arms untuk mengalami kegagalan dan keterpurukan.

Setelah mengalami kekalahan besar, ia digambarkan harus berjuang menghadapi depresi sebelum menemukan kembali jati dirinya. 

Alur tersebut menghadirkan dimensi emosional yang jarang menjadi fokus utama dalam film superhero pada umumnya.

3.     Hubungan Keluarga Menjadi Inti Cerita

Hubungan antara Teela dan ayahnya menjadi salah satu elemen terkuat dalam film ini. Cerita tidak hanya berpusat pada pertarungan antara kebaikan dan kejahatan, tetapi juga menyoroti upaya seorang anak membantu orang tuanya bangkit dari masa sulit.

 Pendekatan tersebut membuat konflik yang ditampilkan terasa lebih personal dan menyentuh.

4.     Penjahat yang Karismatik dan Berkesan

Jared Leto mendapat pujian karena mampu menghidupkan karakter Skeletor dengan penuh karisma. Ia tidak hanya tampil sebagai musuh utama yang mengancam, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat dan menarik perhatian.

Kehadiran penjahat yang menonjol ini membuat konflik dalam film terasa lebih hidup dan berimbang.

5.     Mengangkat Tema Maskulinitas secara Mendalam

Di balik aksi dan petualangan fantasinya, film ini mengangkat tema tentang makna menjadi seorang pria sejati. Pesan tersebut disampaikan melalui hubungan Adam dengan ayahnya serta berbagai tantangan yang harus dihadapinya.

Penyampaian yang halus dan emosional membuat tema tersebut terasa relevan tanpa mengurangi unsur hiburan dalam film.

EDITOR: Hanny Suwindari