JawaPos.com - Terdakwa Ammar Zoni menceritakan perjalanan hidupnya sejak kecil hingga usia dewasa dalam nota pembelaan atas kasus dugaan peredaran narkoba yang terjadi di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, pada awal tahun 2025.
Di hadapan majelis hakim PN Jakarta Pusat, Ammar Zoni mengaku tumbuh dari keluarga berkecukupan. Dia dididik dengan disiplin tinggi oleh orang tuanya dan dengan ajaran agama yang cukup baik.
Semua berubah ketika Ammar Zoni kehilangan adik dan ibundanya. Mereka meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Ammar berubah jadi anak nakal, suka berantem, sering bolos sekolah, suka minum-minuman, hingga mengenal obat-obatan.
Saking bandelnya Ammar Zoni, dia sampai diasingkan dari Jakarta dibawa ke Sumatera Barat untuk diasuh oleh kakek-neneknya. Di sana, Ammar Zoni harus membantu kakeknya bertani. Selain itu, dia juga belajar ilmu bela diri silat.
Baca Juga: Clara Shinta Minta Suaminya Didoakan Supaya Berjodoh dengan Wanita yang Melakukan VCS
"Saya belajar silat dan agama di surau. Selama 3 tahun saya berhasil menjadi atlet pencak silat, mendapat medali perunggu Porprov Sumbar 2011, dan meraih penghargaan tingkat internasional 2016," ujar Ammar Zoni.
Gara-gara prestasinya di dunia silat, pintu-pintu kesuksesan Ammar Zoni jadi terbuka lebar.
"Saya melihat dunia sampai ke Hongkong, ke Singapura, Malaysia, Brunei, dan yang terpenting membawa saya ke industri hiburan tanah air," ungkap Ammar Zoni.
Menurut Ammar Zoni, kesuksesannnya di dunia hiburan terjadi berkat sinetron 7 Manusia Harimau. Dia jadi dikenal oleh banyak orang hingga memiliki penghasilan yang besar.
"7 Manusia Harimau telah merubah saya dari anak piatu berandalan menjadi seorang selebriti terkenal di umur saya 19 tahun," ungkapnya.
Ammar Zoni pun menikmati kehidupan mewah dan glamour sebagai seorang selebriti. Di tengah kesuksesan tersebut, Ammar merasa ada yang kosong dari dalam dirinya.
"Entah kenapa saya selalu merasa kosong, saya selalu merasa ada yang kurang. Bukan tidak bersyukur atas semua nikmat. Sejujurnya entah apa yang saya rasa ada sesuatu yang hampa, sangat aneh di diri saya yang saya pun tidak mengerti mengapa," tuturnya.
Ammar Zoni kemudian diperkenalkan dengan narkoba oleh teman di lingkungan pergaulannya.Dia pun mencoba barang haram tersebut.
"Entah kenapa, saat saya memakai narkoba, saya merasa rasa kosong itu jadi terisi. Seakan-akan rasa yang hilang itu kembali dan seketika membuat saya tenang. Seperti lengkap sudah rasa nikmat hidup ini," ujar Ammar Zoni.
Selain itu, menggunakan narkoba membuat Ammar Zoni merasa jadi menemukan pembenaran karena dia merasa jadi lebih mudah bahagia dan gampang tersenyum ketika berinteraksi dengan orang atau saat berada di depan kamera.
Baca Juga: Cerita Marion Jola Bikin Gempar Satu Kupang Sebelum Jadi Artis
"Sebagai publik figur, saya selalu dituntut untuk siap on camera 24 jam, membuat saya merasa jadi harus selalu membutuhkan barang tersebut," tuturnya.