JawaPos.com - Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi di Mandailing Natal, Sumatera Utara, menunjukkan peningkatan produksi listrik signifikan sejak unit pertama beroperasi pada 2019.
PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) mencatat pembangkitan listrik bersih meningkat dari 84,80 GWh pada 2019 menjadi 1.445,97 GWh pada 2025 dan pada Januari-Juni 2026, pembangkitan telah mencapai 695,23 GWh.
Vice President Corporate Relations and Stakeholder KS Orka Renewables Ali Sahid mengatakan, peningkatan tersebut sejalan dengan pengembangan pembangkit secara bertahap di lapangan panas bumi Sorik Marapi.
Baca Juga: Konsumsi Pertalite Dibatasi tapi Anggaran Subsidi Energi RAPBN 2027 Melonjak jadi Rp 272,9 Triliun
”Sorik Marapi mengembangkan lima unit pembangkit dalam delapan tahun,” kata Ali di IIGCE 2026, JICC Senayan.
Pengembangan dimulai dari pengeboran sumur pertama pada Oktober 2016.
Unit pertama mencapai Commercial Operation Date (COD) pada 2019, sementara unit kelima mulai beroperasi pada 2025.
Baca Juga: HUT ke-81 RI, Enam Area Operasi Pastikan Keandalan Infrastruktur Energi
Pola pengembangan modular memungkinkan penambahan kapasitas dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan karakteristik reservoir.
Menurut Ali, pendekatan tersebut juga memungkinkan sistem pembangkit menyesuaikan perubahan kondisi reservoir selama masa produksi.
”Pengembangan modular membuat pembangkit dapat menyesuaikan karakteristik reservoir secara bertahap,” ujar Ali.
Dari sisi kinerja, SMGP mencatat plant performance di atas 90 persen. Pada 2025, availability factor mencapai 94,5 persen, sedangkan net capacity factor berada di 99,9 persen.
Pada Januari-Juni 2026, masing-masing tercatat 93,6 persen dan 99,8 persen.
Pengembangan teknologi dan operasional tersebut dipaparkan KS Orka Renewables dalam Plenary Session IIGCE 2026.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Fluktuatif Usai AS Ancam Sanksi Terberat untuk Iran, Brent Tembus USD 93
Perusahaan menyatakan pengalaman di Sorik Marapi menjadi bagian dari pertukaran pengetahuan mengenai pengembangan panas bumi dan teknologi pembangkit yang dapat menyesuaikan kondisi reservoir.