← Beranda
Pertamina Jelaskan Penyebab Antrean Panjang di SPBU Saat ini
Djati WaluyoMinggu, 28 Juni 2026 | 06.08 WIB
Antrian warga mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina Menteng, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

 

 

JawaPos.com - PT Pertamina Patra Niaga memastikan fenomena terjadinya antrean pada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Pertamina bukan disebabkan keterbatasan stok.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan secara nasional kondisi pasokan BBM di Terminal BBM Pertamina Patra Niaga tersedia dan mencukupi.

“Pertamina Patra Niaga terus memonitor kondisi pasokan dan distribusi BBM secara _real time_ di seluruh wilayah operasional. Secara nasional stok dalam kondisi tersedia, dan penyaluran terus kami optimalkan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Kitty dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (27/6).

Kitty mengatakan, Berbagai langkah operasional dilakukan Pertamina Patra Niaga untuk mengantisipasi dinamika kondisi di wilayah yang mengalami peningkatan permintaan,

Pertama adalah dengan mengoperasikan Fuel Terminal selama 24 jam di wilayah dengan tingginya permintaan untuk memastikan proses penerimaan, penyiapan, dan penyaluran BBM berlangsung tanpa henti.
Kemudian, menambah armada mobil tangki (MT) pada wilayah-wilayah dengan kebutuhan yang meningkat guna mempercepat distribusi ke SPBU. Mengatur pola operasi mobil tangki agar pengiriman dilakukan lebih awal, sehingga pasokan BBM telah tiba di SPBU sebelum dimulainya aktivitas masyarakat pada pagi hari.

Lanjutnya, Pertamina juga melakukan pengaturan jalur masuk kendaraan di SPBU bersama pengelola dan aparat setempat untuk menjaga kelancaran akses masyarakat dan arus lalu lintas.

Kitty melanjutkan, Pertamina juga melaksanakan monitoring pola suplai secara berkelanjutan termasuk implementasi pola suplai Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) menyesuaikan kondisi di masing-masing wilayah.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan serta membeli produk sesuai peruntukannya. Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) karena distribusi terus berjalan.

“Kami akan terus mengoptimalkan distribusi di seluruh wilayah, khususnya pada daerah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Kami mengajak masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan bersama-sama mendukung penyaluran BBM yang tepat sasaran agar kebutuhan energi seluruh masyarakat dapat terus terpenuhi,” ujarnya.

EDITOR: Estu Suryowati