← Beranda
4 Juta Debitur Dapat Rp 257,84 Triliun dari KUR dan Kredit Program Lain
Djati Waluyo• Jumat, 23 Oktober 2026 | 01.31 WIB
Ilustrasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku UMKM. (Istimewa)

JawaPos.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, realisasi penyaluran anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan sejumlah program pembiayaan lain telah mencapai Rp 257,84 triliun sampai 20 Oktober 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, penyaluran KUR, kredit alsintan, kredit industri padat karya, dan kredit industri program perumahan telah disalurkan bagi 4 juta debitur.

“Ini jumlahnya seluruhnya tahun ini dibudgetkan Rp 300 triliun, dan realisasinya sampai dengan 20 Oktober Rp 257,84 triliun dengan 4 juta debitur,” ujar Airlangga dalam acara Rakornas TPAKD, Jakarta, Kamis (22/10).

Ia menjelaskan, pemerintah juga menurunkan suku bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari sebelumnya 18 hingga 25 persen menjadi 8 persen flat per tahun.

Baca Juga: OJK Catat Kredit Melawan Rentenir Tembus Rp 64,8 Triliun, Sasar 2,3 Juta Debitur

“Dan yang terbaru arahan Bapak Presiden, Kredit Perempuan Prasejahtera bunganya diturunkan, Pak Presiden, dari 18–25 persen menjadi 8 persen flat per tahun. Jadi sudah dilaksanakan,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah turut memperluas akses permodalan bagi kalangan pesantren melalui program inkubasi.

Dalam program tersebut, pesantren dapat memperoleh bantuan modal berkisar Rp 50 juta hingga Rp 200 juta.

Airlangga menyebut bahwa sejumlah pesantren telah menerima dukungan melalui program tersebut. 

Di antaranya Pondok Pesantren Al-Muhajirin di Jawa Barat yang memiliki sekitar 7.000 santri dan Pondok Pesantren Nurul Iman dengan jumlah santri lebih dari 20.000 orang.

Baca Juga: BI Catat Pertumbuhan Kredit Perbankan Capai 13,26 Persen Pada September 2026

“Kemudian di Ponpes Gedongan Cirebon, dan banyak lain. Jadi ini juga sudah membantu dan menjangkau kaum santri,” ucapnya.

EDITOR: Bayu Putra