JawaPos.com – PT Federal International Finance (FIFGROUP) mencatat telah melayani lebih dari 15 juta konsumen sepanjang 37 tahun perjalanan bisnisnya. Di tengah perubahan perilaku konsumen yang mulai didominasi generasi Z hingga generasi Alpha, perusahaan pembiayaan itu mulai memperkuat ekosistem digital untuk menjaga hubungan dengan konsumennya.
Direktur FIFGROUP Daniel Hartono mengatakan, dari total 15,2 juta konsumen yang pernah dilayani, sekitar 4 juta di antaranya masih aktif melakukan pembayaran.
"Kalau secara data, kita ada 15,2 juta konsumen. Nah, tapi kalau yang aktif bayar saat ini sekitar 4 juta. Jadi secara keseluruhan kita sudah pernah melayani 15 juta lebih konsumen," kata Daniel dalam konferensi pers Astra Media Day, Rabu (23/9).
Menurut Daniel, kondisi tersebut menjadi salah satu dasar strategi FIFGROUP untuk mempertahankan konsumen dalam jangka panjang. Perusahaan tidak hanya berupaya mendapatkan konsumen baru, tetapi juga menjaga agar konsumen yang sudah pernah menggunakan layanan tetap memiliki keterikatan dengan perusahaan.
"Yang kedua, bagaimana secara database, kalau kita punya 15 juta customer, 4 juta aktif, bagaimana longevity daripada customer ini, sehingga customer ini tetap panjang dan stickiness-nya tetap ada di kami," ujarnya.
Baca Juga: Dari Motor Hingga Mimpi Besar, FIFGroup Genap 36 Tahun Dampingi Perjalanan Hidup Konsumen
Strategi tersebut menjadi semakin penting karena perilaku calon konsumen mulai mengalami perubahan. Daniel menyebut pergeseran tersebut terlihat dari semakin besarnya peran generasi Z, bahkan generasi Alpha yang mulai masuk ke pasar konsumen.
"Walaupun kita juga tidak menutup bahwa ke depan challenge-nya cukup besar. Shifting daripada prospect behavior-nya mulai terjadi. Generasi Z mulai banyak, bahkan sekarang sudah masuk ke Alpha," katanya.
Untuk mengantisipasi perubahan tersebut, FIFGROUP mulai memperkuat kolaborasi dengan ekosistem pembayaran digital, salah satunya melalui AstraPay.
"Jadi bagaimana kita mempersiapkan ke depan, kita kolaborasi dengan ekosistem, yang namanya seperti AstraPay. Itu adalah payment channel atau payment tools kita secara digital di Astra," jelas Daniel.
Dari sisi bisnis, FIFGROUP masih mengandalkan pembiayaan sepeda motor sebagai portofolio terbesar. Porsi pembiayaan roda dua disebut berada di atas 70 persen dari keseluruhan portofolio.
Selain sepeda motor, FIFGROUP memiliki pembiayaan dana tunai melalui Danastra dengan porsi sekitar 22 persen. Kemudian pembiayaan elektronik melalui Spektra berada di atas 1,9 persen.
Perusahaan juga mengembangkan pembiayaan syariah untuk kebutuhan haji dan umrah serta pembiayaan mikro melalui Finatra.
"Jadi lima portofolio ini kita hadirkan buat seluruh konsumen di Indonesia," ujar Daniel.
Catat Pertumbuhan Kinerja
Dari sisi kinerja, FIFGROUP mencatat pertumbuhan pembiayaan pada paruh pertama 2026. Daniel menyebut nilai pembiayaan secara keseluruhan mencapai Rp30,099 triliun atau tumbuh 8,8 persen.
Sementara itu, jumlah unit booking pembiayaan mencapai sekitar 2 juta unit, meningkat 3,6 persen. Pembiayaan tersebut mencakup sepeda motor, dana tunai, elektronik, hingga pembiayaan haji dan umrah.
"Secara unit booking itu, kita sudah mencapai 2 juta unit booking atas pembiayaan, baik itu tadi motorcycle, pembiayaan dana tunai, sampai dengan Spektra dan pembiayaan haji dan umrah. Itu naik 3,6 persen," kata Daniel.
Dari sisi aset, FIFGROUP mencatat total aset sekitar Rp55 triliun dan tumbuh 10,2 persen. Daniel sebelumnya menyebut posisi aset perusahaan mencapai Rp55,2 triliun per Juli 2026.
Untuk pembiayaan sepeda motor baru maupun bekas, pertumbuhan pada semester I 2026 tercatat lebih terbatas dibandingkan pertumbuhan keseluruhan FIFGROUP.
"Kalau kita lihat dari tahun ke tahun terjadi kenaikan. Dari 2024 ke 2025, 2025 ke 2026 itu terus mengalami kenaikan yang 6,7 persen, tapi memang di 2026 ini semester pertama naiknya hanya 0,7 persen. Tapi kalau secara FIFGROUP, di paruh pertama ini kita naik 6,7 persen," pungkasnya.