JawaPos.com - ASEAN Foundation menggagas program ASEAN Social Enterprise Development Programme (ASEAN SEDP) Elevate, guna menghadirkan solusi inovatif untuk menjawab berbagai tantangan sosial dan lingkungan.
Menurut Executive Director ASEAN Foundation Dr. Piti Srisangnam, program berfokus menjawab kendala bagi para wirausaha sosial di Asia Tenggara dalam memperluas skala bisnis sekaligus mempertahankan dampak jangka panjang.
”ASEAN SEDP merupakan bagian dari komitmen untuk membangun ekosistem ASEAN yang lebih terhubung dan inklusif, di mana wirausaha sosial dapat berkolaborasi dan mengakses peluang di luar pasar domestik mereka,” ujar Piti Srisangnam dikutip dari siaran pers, Selasa (22/9).
Baca Juga: Gaikindo Tetap Kejar Target 850 Ribu Unit Meski Pasar Otomotif Belum Normal
”(Dan) melalui ASEAN SEDP Elevate, kami terus membuka jalur bagi wirausaha sosial untuk berkembang dan memperluas dampak positif mereka,” imbuh Piti.
Piti memastikan, pihaknya turut menggandeng SAP dalam hal memberi dukungan kepadan para pelaku wirausaha sosial dalam membangun kapabilitas digital dan kepercayaan diri untuk memanfaatkan teknologi.
Senada dengan itu, President and Managing Director SAP Southeast Asia (ASEAN) Liher Urbizu menuturkan, sebagai pemimpin global dalam aplikasi perusahaan dan business AI, SAP akan memimpin rangkaian masterclass yang menjadi bagian utama dari program ini.
Baca Juga: Status Manajer Kopdes Merah Putih Bukan Pegawai BUMN, Tapi Biaya Ditanggung Negara
”Melalui rangkaian tersebut, para alumni dibekali kapabilitas dan perangkat AI yang aplikatif untuk membantu menjawab berbagai tantangan terkait akses pasar, kesiapan investasi, hingga pengukuran dampak sosial,” ungkap Liher.
”Di SAP, kami percaya bahwa transformasi digital yang bermakna dimulai ketika masyarakat memiliki keterampilan dan kepercayaan diri untuk menerapkan teknologi dalam menjawab tantangan nyata,” sambung dia.
Liher juga meyakini, landasan kemitraannya dengan ASEAN Foundation melalui ASEAN SEDP Elevate tidak hanya memberikan akses terhadap perangkat AI, tetapi juga berinvestasi pada para wirausahawan dan inovator yang mendorong perubahan positif di komunitas mereka.
”Dengan membekali wirausaha sosial dengan kapabilitas digital dan AI yang aplikatif, kami turut mendukung terciptanya ekonomi yang lebih tangguh, inklusif, dan siap menghadapi masa depan di Asia Tenggara,” sebut Liher Urbizu.
Salah satu alumni ASEAN SEDP Elevate Asal Indonesia, Bianca Angelique selaku Engineering Officer su-re.co menyatakan, program ASEAN SEDP Elevate membantu menghadirkan solusi permasalahan iklim melalui teknologi biogas yang menyediakan alternatif memasak yang lebih bersih dengan mengurangi ketergantungan terhadap kayu bakar.
”Melalui Market Access Track, kami memperkuat pemahaman mengenai target segmen baru, saluran distribusi, mekanisme pembiayaan, serta peluang kemitraan. Dukungan ini melanjutkan manfaat yang sebelumnya mereka terima melaluiprogram ASEAN SEDP di tahun sebelumnya, ASEAN SEDP 4.0, yaitu pendanaan hibah,” ungkap Bianca.
Baca Juga: Krista Exhibitions Kembali Gelar ALLPrint Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran Jakarta
Bianca menyebut, saat ini pihaknya memperluas jangkauan ke Sumba melalui proyek Empowering Women and Youth in Sumba Demo Day.
Caranya, dengan memperkenalkan teknologi biogas kepada masyarakat Kadaghu Tana untuk pertama kalinya.
”Melalui ASEAN SEDP Elevate, kami tidak lagi hanya berfokus pada pembuktian bahwa solusi biogas kami dapat diterapkan, tetapi juga mulai membangun model bisnis yang dapat dikembangkan dalam skala yang lebih luas,” terang Bianca.
Baca Juga: Heboh Uang Rupiah Tanda Tangan Purbaya, BI Pastikan Cetakan 2026 Sah Digunakan
”Program ini membantu kami memperkuat akses pasar, mengeksplorasi peluang pembiayaan dan kemitraan baru, serta menjangkau komunitas yang sebelumnya belum dapat kami akses,” tambah dia.
Pada 21 dan 22 September 2026, peserta terpilih ASEAN SEDP Elevate akan menampilkan produk mereka dalam ASEAN Inclusive Business Forum 2026 di Manila.
Forum tersebut membangun koneksi dengan perwakilan pemerintah, pelaku usaha, investor, dan mitra ekosistem dari berbagai negara di kawasan ASEAN.
Baca Juga: Penempatan Manajer KDKMP dan KNMP Bergulir, Pemerintah Jamin Hak dan Kejelasan
Total, sebanyak 17 wirausaha sosial alumni dari 10 Negara Anggota ASEAN terpilih untuk mengikuti ASEAN SEDP Elevate.
Program ini dirancang berdasar kebutuhan masing-masing wirausaha sosial melalui 5 jalur pendampingan khusus, yaitu Market Access, Investment Readiness, Social Impact, AI, dan Custom Track.