JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Jepang menjadi salah satu negara dengan kontribusi besar terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia.
Sepanjang 2025, investasi Jepang tercatat mencapai USD 3,1 miliar atau sekitar Rp 51 triliun. Dengan nilai tersebut, Jepang menempati posisi kelima sebagai negara penyumbang PMA terbesar di Indonesia pada tahun lalu.
Tren positif investasi Jepang berlanjut pada semester I-2026. Airlangga mencatat, aliran modal dari Negeri Sakura telah mencapai USD 1,9 miliar.
“Semester I ini PMA Jepang bahkan meningkat menjadi USD 1,9 miliar dan itu menyumbang sekitar 6,2 persen dari total investasi asing, dan ini menunjukkan komitmen investasi asing di Indonesia,” kata Airlangga dalam peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk pembangunan gedung kantor pusat yang baru, J Trust Bank City Tower, di Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8).
Menurut Airlangga, minat investor Jepang juga didukung oleh kinerja perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.
Ia mengutip hasil survei Japan External Trade Organization (JETRO) yang mencatat sekitar 70 persen perusahaan asing di Indonesia berhasil membukukan keuntungan.
Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi iklim investasi nasional. Terlebih, perekonomian Indonesia mencatat pertumbuhan 5,45 persen pada semester I-2026.
Sementara itu, Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai mengatakan, proyek pembangunan kantor baru 'J Trust Bank City Tower' merupakan tonggak sejarah yang sangat penting dalam perjalanan perseroan di Indonesia.
"Hal ini merupakan wujud keyakinan kami yang kuat terhadap masa depan ekonomi Indonesia," pungkasnya.