JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali menguat pada perdagangan Senin (24/8), setelah ditutup menguat sebesar 0,37 persen ke level 6,525 pada perdagangan Jumat (21/8).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c), cermati koreksi dalam jangka pendek pada level 6,429-6,475. Untuk target berikutnya berada di 6,628-6,666 sekaligus menguji area gap.
Adapun level support IHSG berada di 6,373, 6,272. Sementara itu, level resistance berada di 6,599 dan 6,705.
Baca Juga: Manchester City Comeback Tumbangkan Bournemouth, Enzo Maresca Masih Cari Racikan Pas di Lini Tengah
MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Trading Buy untuk saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE). Saham FORE menguat 1,84 persen ke level 830 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi FORE saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave (5) dari wave [C].
Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 790-825, dengan target harga 865 hingga 915 dan stop loss di bawah 760.
Baca Juga: Mendidik Anak Neurodivergen ADHD Tanpa Rasa Bersalah: Ini Standar Sukses yang Sebenarnya
Sementara itu, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham INCO terkoreksi 0,95 persen ke level 5.200 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Pergerakan INCO pun masih berada pada rentang MA20 dan MA200.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi INCO saat ini sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c].
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 4.720-5.100, dengan target harga 5.700 hingga 6.000 dan stop loss di bawah 4.620.
Untuk saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), MNC Sekuritas juga merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham MBMA terkoreksi ke level 565 dan disertai dengan munculnya tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi MBMA saat ini sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iii].
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 545-565, dengan target harga 605 hingga 660 dan stop loss di bawah 535.
Selanjutnya, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham TLKM bergerak flat di level 2.610 dan masih didominasi oleh volume pembelian.
Baca Juga: Kalah dari Java United, Jose Gomes Ungkap Hal yang Masih Harus Dibenahi Madura United
Namun, penguatan TLKM masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Selama TLKM masih mampu berada di atas level 2.570 sebagai batas stop loss, MNC Sekuritas memperkirakan posisi saham tersebut sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c].
Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 2.580-2.610, dengan target harga 2.740 hingga 2.840 dan stop loss di bawah 2.570.