JawaPos.com – Asosiasi Pengusaha Pelaksana Konstruksi Nasional (APPEKNAS) menggelar Musyawarah Nasional IV 2026 di Hotel Shankee, Jl. Komando Raya No.6, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/8).
Munas IV menjadi forum strategis dalam merumuskan arah organisasi dan masa depan industri konstruksi nasional.
Ketua Panitia Munas IV APPEKNAS 2026 Karina Rasmita Sembiring menegaskan, fokus utama Munas kali ini adalah bagaimana para pelaksana konstruksi dapat bertahan dan bertransformasi di era yang bergerak cepat.
Baca Juga: Tutup 1.000 Tambang Timah Ilegal, Prabowo Beberkan Laba PT Timah Melonjak 9 Kali Lipat
”Semua asosiasi pasti ada permasalahan. Tapi yang kita bahas bukan permasalahannya, tapi bagaimana kita survive. Kita adalah asosiasi yang mendukung para pengusaha pelaksana konstruksi untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujar Karina.
Dia menjelaskan, Munas IV mengacu pada kebutuhan transformasi badan usaha kontraktor agar lebih adaptif, profesional, dan berintegritas. Pola-pola lama sudah tidak relevan lagi.
”Blueprint kita sebelumnya 2013, itu konsep pertama. Sekarang kita harus masuk ke ruang-ruang baru yang memberikan peluang besar kepada para kontraktor pelaksana yang berada di bawah naungan APPEKNAS,” lanjut Karina Rasmita Sembiring.
Baca Juga: Pegadaian dan Kadin Indonesia Jalin Kolaborasi Strategis Perluas Ekosistem Emas dan Akses Pembiayaan
Munas IV mendapat dukungan penuh dari berbagai instansi. Hadir perwakilan dari Kementerian, LPJK, hingga Polri. Karina menyebut kehadiran hingga 23 orang dari LPJK menunjukkan keseriusan pemerintah merespons inisiasi APPEKNAS.
”Sektor konstruksi memiliki peran vital sebagai penggerak pembangunan nasional. Karena itu badan usaha pelaksana harus diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme, adaptif, dan berintegritas. Termasuk juga memakai perlindungan seperti BPJS agar tidak menjadi permasalahan bagi kontraktor kita,” tegas Karina Rasmita Sembiring.
Selain agenda utama Munas, rangkaian acara juga diisi dengan pengukuhan panitia dan pelantikan Dewan Pengurus Nasional periode 2026-2031 secara hybrid.
Sebagai Ketua Panitia, Karina menekankan mandatnya adalah memastikan acara ini berdampak nyata, bukan sebatas seremonial.
”Saya diberikan SK dan mandat. Yang saya tekankan adalah kolaborasi. Hari ini tidak ada bisnis atau asosiasi yang bisa jalan sendiri tanpa kolaborasi. Fokus kami menghasilkan rekomendasi yang mempercepat transformasi industri agar kompetitif dan siap menghadapi tantangan pembangunan nasional menuju 2031,” terang Karina.
Karina juga menjabat sebagai Ketua Bidang Business Development Dewan Pengurus Nasional APPEKNAS.
Baca Juga: Indonesia Raih Swasembada Pangan dalam 1 Tahun, Klaim Prabowo
Munas IV dibuka Dr. Ir. Fandy IOD, S.T.,M.PWK selaku Ketua Umum APPEKNAS. APPEKNAS adalah Asosiasi Pengusaha Pelaksana Konstruksi Nasional yang mewadahi badan usaha pelaksana konstruksi di seluruh Indonesia.
”Fokus utama organisasi adalah mendorong profesionalisme, daya saing, dan kolaborasi anggotanya dalam mendukung pembangunan nasional,” tutur Fandy.