JawaPos.com - Penunjukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) direspons positif oleh pasar keuangan. Nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah melemah 0,24 persen pada Senin (10/8) pukul 14:42 WIB.
Kondisi penguatan nilai tukar rupiah itu terlihat dari data yang ditampilkan oleh Trading Economic.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, penunjukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI sejalan dengan ekspetasi pasar dan mendorong penguatan rupiah.
“Pasar menerima dengan dipilihnya Ibu Destry sebagai calon gubernur Bank Indonesia,” ujar Ibrahim dalam pesan suara yang diterima, JawaPos.com, Senin (10/8).
Baca Juga: Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Ibrahim mengatakan, faktor lainya yang membuat Rupiah menguat cukup tajam adalah data pertumbuhan ekonomi yang cukup bagus di atas 5 persen dan Cadangan devisa yang cukup bagus.
“Bahwa data ekonomi di dalam negeri cukup bagus ini yang membuat harga rupiah kembali menguat tajam,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI, menggantikan Perry Warjiyo yang mundur pada 27 Juli 2026.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah telah mengirimkan surat presiden (surpres) terkait pengganti Gubernur BI ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
“Jadi namanya tunggal, satu nama yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai pejabat gubernur sementara," ujar Prasetyo kepada wartawan di kompleks parlemen, Senin (10/8).
Baca Juga: Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI
Sebagaimana diketahui, Destry saat ini menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) atau Penjabat Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada 27 Juli 2026.
Selain menunjuk Destry, dalam surat tersebut pemerintah juga mengirimkan nama untuk calon Deputi Gubernur Senior dan juga calon Deputi Gubernur ke DPR.
“Kami serahkan beberapa surpres, pertama mengenai calon definitif Gubernur BI, beserta calon pengganti Deputi Gubernur Senior dan untuk Deputi Gubernur karena jumlahnya berkurang satu,” ujarnya.