← Beranda
Kendalikan Inflasi, Tito Karnavian Fokus Daerah-daerah dengan IHK Tinggi seperti Kawasan Timur dan Aceh
Djati WaluyoSelasa, 14 Juli 2026 | 23.43 WIB
Mendagri Tito Karnavian fokus tambah suplai di daerah-daerah dengan inflasi tinggi 2026. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengatakan, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menanggulangi inflasi yang terjadi pada Juni 2026 sebesar 3,34 persen.

Dia mengatakan, inflasi yang terjadi pada Juni 2026 disebabkan oleh dua faktor yaitu angkutan udara dan kenaikan harga bahan pokok seperti bawang putih, minyak goreng dan beras.

“Inflasi kita di angka 3,34 persen relatif terkendali, masih di bawah target nasional yang maksimal 3,5 persen,” ujar Tito saat ditemui usai Rapat Koordinasi dengan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/7).

Tito mengatakan, pemerintah tengah memperkuat koordinasi untuk menstabilkan sejumlah harga yang menyebabkan inflasi pada bulan Juni 2026.

Ia menjelaskan, untuk kenaikan harga bawang putih dan minyak goreng menjadi tanggung jawab Kementerian Perdagangan. Koordinasi antar kementerian dinilai perlu diperkuat.

“Bawang putih, minyak goreng, yang menjadi tugas Kementerian Perdagangan, ya ini perlu dikoordinasikan lebih intens. Kalau untuk masalah beras, ada beberapa daerah yang telah dikenakan juga harus cepat ditangani,” ujarnya.

Sedangkan untuk harga beras, penangananya akan dipercepat bersama Kementerian Pertanian, Perum Bulog, dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Dari Kementerian Pertanian juga sudah menyampaikan, Bulog, dan maupun Badan Pangan Nasional. Tapi nanti prosesnya (akan dijelaskan) sebentar lagi oleh Bapak Menko langsung,” ucapnya.

Lanjutnya, Kemendagri telah memberikan instruksi kepada pemerintah daerah, khususnya kepada wilayah dengan inflasi tinggi untuk segera menambah pasokan akan kebutuhan pokok.

Ia menyebut, sejumlah daerah di kawasan timur Indonesia dan Aceh masih mencatat inflasi yang relatif tinggi. Gangguan distribusi akibat cuaca juga ikut memengaruhi pasokan di beberapa wilayah.

"Kalau saya sudah memberikan arahan kepada semua daerah, kalau target saya daerah-daerah yang tinggi-tinggi (inflasi), di daerah timur umumnya tinggi, di Aceh juga tinggi, langkah-langkahnya menambah suplai. Juga, ada masalah ombak untuk distribusi, gelombang di beberapa daerah tertentu menggunakan kapal yang lebih besar," ungkapnya.

EDITOR: Estu Suryowati