JawaPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (7/7). Meski demikian, tetap dibayangi potensi koreksi setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat.
MNC Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, skenario terbaik (best case) menunjukkan posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam. Dengan demikian, indeks masih berpotensi mengalami koreksi untuk menguji area 5.472-5.540.
Akan tetapi, investor juga diminta mencermati skenario merah, di mana IHSG diperkirakan sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3 yang membuka peluang bagi indeks untuk melanjutkan penguatan.
Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian 7 Juli: Galeri24 dan UBS Kompak Naik, Antam Stagnan
Adapun level support IHSG berada di 5.486 dan 5.317, sedangkan level resistance berada di 6.007 dan 6.286.
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Timah Tbk (TINS), PT Emas Antam Indonesia Tbk (EMAS), dan PT Estee Gold Feet Tbk (XCEG). Mayoritas saham direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness, sementara EMAS direkomendasikan Sell on Strength.
Untuk BBRI, diperkirakan akan menguat 2,95 persen ke level 2.790 dan masih didominasi volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BBRI saat ini sedang berada pada awal wave [c] dari wave 4.
Investor disarankan melakukan Buy on Weakness pada rentang 2.720-2.760 dengan target harga 2.900 dan 3.090, serta stoploss di bawah 2.680.
Sementara itu, MDKA diperkirakan menguat 0,37 persen ke level 2.710 meski disertai munculnya tekanan jual. Pergerakan saham masih mampu bertahan di antara MA20 dan MA200. MNC Sekuritas memperkirakan posisi MDKA saat ini berada pada bagian dari wave [c] dari wave B.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada rentang 2.570-2.680 dengan target harga 2.900 dan 3.030, serta stoploss di bawah 2.510.
Selanjutnya, TINS diperkirakan akan terkoreksi 0,29 persen ke level 3.420 dan dibayangi tekanan jual hingga menembus MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi saham saat ini berada pada bagian dari wave (C) dari wave [B].
Investor direkomendasikan melakukan Buy on Weakness pada kisaran 3.330-3.410 dengan target harga 3.650 dan 3.790, serta stoploss di bawah 3.220.
Sementara itu, EMAS diperkirakan akan terkoreksi 2,53 persen ke level 5.775 dan disertai tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan posisi pergerakan EMAS berada di akhir wave (4) dari wave [A] dari wave {Y}, sehingga potensi penguatannya relatif terbatas dan masih rawan terkoreksi ke area 4.960-5.200.
Investor disarankan memanfaatkan momentum penguatan untuk melakukan Sell on Strength pada rentang 6.000-6.200.
Adapun XCEG bergerak stagnan dan ditutup di level 79 dengan volume perdagangan yang relatif kecil. MNC Sekuritas memperkirakan posisi saham saat ini berada pada awal wave 1 dari wave (1).
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada rentang 77-78 dengan target harga 82 dan 85, serta stoploss di bawah 76.