← Beranda
Antisipasi Tensi Timur Tengah, PIS Siapkan Rute Aman untuk Armada Pengangkut Minyak
Nanda Prayoga• Minggu, 21 Juni 2026 | 16.04 WIB
Kapal di Selat Hormuz, dekat Bandar Abbas, Iran (Al-Jazeera)

JawaPos.com - PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan dua armadanya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, untuk melintasi Selat Hormuz dengan membawa pasokan minyak untuk kebutuhan Indonesia.

Pjs. Corporate Secretary Pertamina International Shipping, Vega Pita, mengatakan perusahaan terrus memantau secara cermat perkembangan situasi yang masih sangat dinamis di kawasan Timur Tengah.

“PIS terus memantau secara cermat perkembangan situasi yang masih sangat dinamis di kawasan tersebut, sekaligus mengevaluasi alternatif rute yang lebih aman, termasuk melalui Perairan Oman yang saat ini menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan oleh pelaku industri pelayaran,” ujar Vega dalam keterangan yang diterima, Sabtu (21/6).

Baca Juga: Ramalan Zodiak Pisces 21 Juni 2026: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan

Ia mengatakan, S terus berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar RI di Teheran, serta otoritas terkait, sambil menyiapkan passage plan yang aman dan sesuai dengan perkembangan situasi terkini.

Vega memastikan, Keselamatan awak kapal, keamanan kapal, dan perlindungan muatan tetap menjadi prioritas utama perusahaan.

“PIS berharap kondisi geopolitik di kawasan terus membaik sehingga Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat segera melanjutkan pelayaran dengan aman dalam waktu dekat,” ucapnnya.

Lanjutnya, sebagai bagian dari persiapan operasional, PIS telah melakukan berbagai langkah teknis dan nonteknis, seperti memastikan ketersediaan perlindungan asuransi, kesiapan awak kapal, keandalan teknis kapal dan mesin.

Perusahaan juga telah melakukan persiapain lainya seperti kesiapan navigasi dan komunikasi kapal, serta pemenuhan seluruh persyaratan regulasi pelayaran internasional, dengan tetap memperhatikan perkembangan situasi keamanan di kawasan.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah