← Beranda
Atasi Anjloknya Harga Telur Tingkat Peternak, Bapanas Pastikan BGN Bakal Serap Tiga Kali Seminggu
Dimas ChoirulSelasa, 9 Juni 2026 | 22.42 WIB
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman. (Dimas Choirul/Jawapos.com)

JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan menyerap hasil produksi peternakan telur ayam ras untuk mengatasi anjloknya harga di tingkat produsen. Hal tersebut dipastikan oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman.

"Kami menelepon langsung Ibu Kepala BGN. Dan beliau langsung menyanggupi, luar biasa beliau, kami apresiasi. Kepala BGN, Ibu Nanik luar biasa," kata Amran di Kantornya Jakarta, Selasa (9/6)

Menurut Amran, Pemerintah dipastikan akan menyerap telur lebih banyak dari peternak lokal. Sebab itu, hal ini menjadi kabar baik bagi peternak karena mendapatkan kepastian pembeli dengan volume besar.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Sagitarius Besok Rabu, 10 Juni 2026: Peluang Karier Baru, Cinta Berkembang, dan Keuangan Membaik

"InsyaAllah jumlahnya, kuantumnya akan ditingkatkan untuk BGN kita seluruh Indonesia," ujar Amran.

Bahkan, kata Amran, BGN akan menyerap produksi telur ayam ras melalui dapur SPPG, dengan frekuensi distribusi sebanyak tiga kali dalam seminggu

"Tiga kali seminggu. Cepat itu nanti," ucap Amran.

Baca Juga: 4 Zodiak yang Berhasil Membuktikan Kemampuannya Keluar dari Masa Sulit pada 4 Juni 2026, Kini Saatnya Menikmati Hasil

Di samping itu, Amran juga mewajibkan para pembeli untuk menghargai jerih payah peternak sesuai dengan standar harga yang telah ditetapkan demi menjaga ekosistem perunggasan nasional.

"HPP (harga pokok penjual). Kami minta kepada seluruh pengepul pembeli telur, harga HPP-nya adalah Rp26.500 per kilo," imbuh Amran.

EDITOR: Bintang Pradewo