← Beranda
Tren Properti 2026: Permintaan Rumah Tipe Besar Melonjak, Apa Pemicunya?
Rian AlfiantoSelasa, 9 Juni 2026 | 02.53 WIB
Ilustrasi kawasan hunian premium. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Minat masyarakat terhadap hunian premium menunjukkan tren yang terus menguat. Tidak hanya mencari rumah dengan ukuran lebih besar, calon pembeli kini semakin mempertimbangkan kualitas kawasan, akses infrastruktur, serta potensi nilai investasi jangka panjang sebelum mengambil keputusan membeli properti.

Perubahan preferensi tersebut tercermin dari data Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia. Data menunjukkan penjualan rumah pada triwulan IV 2025 mengalami perbaikan sebesar 2,01 persen secara kuartalan (qtq), setelah sebelumnya terkontraksi 5,21 persen pada triwulan III 2025.

Pertumbuhan paling signifikan terjadi pada segmen rumah tipe besar yang melonjak 31,97 persen (qtq) setelah sebelumnya mengalami kontraksi 13,50 persen. Kondisi ini mengindikasikan bahwa permintaan terhadap hunian premium masih cukup kuat, terutama di kawasan penyangga Jakarta yang memiliki dukungan infrastruktur dan lingkungan yang lebih tertata.

Baca Juga: Gelar Roadshow, One Global Capital Hadir di Sejumlah Kota Utama Indonesia 

Melihat perkembangan tersebut, sejumlah pengembang mulai menyesuaikan strategi produk mereka dengan menghadirkan hunian yang tidak hanya menawarkan bangunan berkualitas, tetapi juga mengedepankan konsep kawasan yang terintegrasi.

Menurut Commercial General Manager Ateraland Group Andika Seto, kehadiran tipe baru merupakan bagian dari penguatan konsep kawasan yang menjadi fokus utama pengembangan. Dia menjelaskan, kebutuhan pasar saat ini semakin beragam sehingga pengembang perlu menyediakan pilihan hunian yang lebih fleksibel dan sesuai dengan gaya hidup penghuni.

"Tipe F dalam Garden Residence at Emeralda Golf ini dihadirkan sebagai bagian dari penguatan konsep kawasan yang kami kembangkan. Bagi kami, nilai sebuah hunian tidak hanya terletak pada unitnya, tetapi juga pada kualitas lingkungan, konektivitas, serta keberlanjutan kawasan itu sendiri," ujar Andika.

Baca Juga: Pemerintah Tawarkan KPR Subsidi Tenor 40 Tahun untuk MBR, ini Pendapat Konsultan Properti

"Garden Residence at Emeralda Golf Tipe F dirancang untuk menjawab kebutuhan akan hunian landed di kawasan golf dengan tata ruang yang lebih efisien dan fungsional, sekaligus memperluas pilihan bagi segmen pembeli yang semakin dinamis," lanjut dia.

Selain ukuran rumah, efisiensi tata ruang juga menjadi salah satu faktor yang semakin diperhatikan oleh calon pembeli rumah premium. Mereka tidak lagi hanya mencari bangunan luas, tetapi juga desain yang mampu mendukung kenyamanan aktivitas sehari-hari.

Tipe F dirancang dengan konsep dua lantai di atas lahan seluas 162 meter persegi dan luas bangunan 155 meter persegi. Pengembang mengedepankan pemanfaatan ruang yang lebih optimal melalui pencahayaan alami serta sirkulasi udara yang baik untuk menunjang kenyamanan penghuni.

Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan tren hunian modern yang mengutamakan keseimbangan antara fungsi ruang, kenyamanan, dan efisiensi penggunaan lahan. Meski demikian, selain kualitas bangunan, keberadaan infrastruktur dan akses transportasi menjadi salah satu faktor yang semakin menentukan keputusan pembelian properti.

Dengan tren permintaan rumah tipe besar yang kembali tumbuh dan meningkatnya perhatian konsumen terhadap kualitas lingkungan tempat tinggal, kawasan hunian yang mampu menawarkan aksesibilitas, kenyamanan, serta nilai investasi diyakini berpotensi menjadi pilihan utama pasar properti dalam beberapa tahun ke depan.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah