← Beranda
Program Lestari Kota Dorong Urban Farming Dukung Sistem Pangan Masa Depan
Mohamad Nur AsikinSelasa, 5 Mei 2026 | 04.47 WIB
Program Lestari Kota yang dikembangkan merupakan inisiatif edukatif yang menghadirkan kelas berkebun, pendampingan urban farming, serta pelatihan hidroponik yang mudah diterapkan di lingkungan perkotaan. (Istimewa)

JawaPos.com  — Kementerian Pertanian menjalin kesepakatan dengan PT East West Seed Indonesia (Ewindo) dalam mendukung ketahanan pangan dengan menghadirkan sejumlah program pengembangan pertanian berbasis praktik di lapangan. 

Program Lestari Kota yang dikembangkan merupakan inisiatif edukatif yang menghadirkan kelas berkebun, pendampingan urban farming, serta pelatihan hidroponik yang mudah diterapkan di lingkungan perkotaan. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis dalam budidaya hortikultura di lahan terbatas, yang semakin relevan di tengah meningkatnya tekanan terhadap ketersediaan lahan dan kebutuhan pangan di wilayah perkotaan. 

“Program Lestari Kota merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya relevan bagi petani, tetapi juga bagi masyarakat luas, termasuk di wilayah perkotaan. Melalui pendekatan yang praktis dan mudah diterapkan, kami ingin menunjukkan bahwa setiap orang dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan, dimulai dari lingkungan terdekat,” ujar Faisal Reza, Corporate Secretary Ewindo.  

Kegiatan ini akan berlangsung mulai April hingga Agustus 2026 dimana pesertanya akan mengikuti kelas praktik dan pendampingan secara berkala setiap dua minggu, dengan pendekatan belajar langsung melalui proses menanam hingga panen. 

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di lingkungan Direktorat Jenderal Hortikultura dengan memanfaatkan area kebun dan fasilitas yang tersedia sebagai sarana pembelajaran langsung di lapangan. \

Baca Juga: Punya Banyak Potensi, Mentrans Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Tumpuan Swasembada Pangan

Melalui pendekatan partisipatif, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses budidaya tanaman, mulai dari penanaman hingga panen. Pendampingan berkala menjadi bagian penting untuk memastikan proses belajar berjalan berkelanjutan dan memberikan hasil yang dapat diterapkan secara nyata. 

Dalam program ini, Ewindo tidak hanya menghadirkan benih, tetapi juga pendekatan budidaya yang adaptif terhadap keterbatasan lahan perkotaan. Melalui pemilihan varietas yang tepat, metode budidaya yang mudah diterapkan, serta pendampingan yang berkelanjutan, Ewindo  berupaya mendorong praktik urban farming agar dapat diadopsi secara luas dan memberikan hasil yang berkelanjutan bagi masyarakat. 

 

EDITOR: Mohamad Nur Asikin