← Beranda
Dony Oskaria Yakin Arah Kebijakan Ekonomi Prabowo Tepat untuk Pertumbuhan Merata
AntaraKamis, 23 April 2026 | 06.37 WIB
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. (Harianto/Antara)

 

 

JawaPos.com-Kepala BP BUMN Dony Oskaria menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. Hal itu disampaikan Dony saat memberikan arahan dalam sebuah agenda internal BUMN yang digelar oleh PT Pertamina (Persero).

Dalam kesempatan tersebut, Dony yang juga menjabat sebagai COO Danantara Indonesia itu mengingatkan bahwa seluruh insan BUMN merupakan bagian dari aparatur negara. Karena itu, mereka memiliki tanggung jawab tidak hanya menjalankan kebijakan, tetapi juga menyampaikan narasi yang benar kepada publik.

“Saya ingin mengingatkan satu hal, bahwa kita semua adalah pegawai negara, kita bagian dari pemerintah,” ujar Dony.

Menurut dia, di tengah munculnya sentimen negatif dari sebagian kalangan, BUMN harus tampil di garis depan untuk memberikan penjelasan yang komprehensif terkait kebijakan pemerintah. Hal ini penting agar tidak terjadi distorsi informasi di ruang publik.

Dony menekankan, setiap kebijakan yang diambil pemerintah memiliki dasar pemikiran yang kuat serta tujuan jangka panjang bagi kepentingan nasional. “Seluruh insan BUMN harus mampu menjelaskan kenapa kebijakan itu dilakukan oleh pemerintah,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap arah kepemimpinan Presiden Prabowo dalam menjalankan transformasi ekonomi nasional. Dony menilai, pemerintah tidak mungkin mengambil langkah yang merugikan rakyat, mengingat komitmen besar yang telah ditunjukkan dalam pengabdian kepada negara.

“Tidak mungkin pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo melakukan sesuatu yang tidak baik bagi rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dony menjelaskan bahwa fokus utama kebijakan ekonomi saat ini adalah mendorong pergeseran dari pertumbuhan yang bersifat semu menuju pertumbuhan yang fundamental. Artinya, pertumbuhan tersebut harus berdampak langsung dan merata bagi masyarakat.

Pemerintah, lanjutnya, tengah memperkuat fondasi ekonomi melalui tiga pilar utama, yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, dan pembangunan sumber daya manusia. Ketiga sektor tersebut dinilai menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dony menambahkan, pemahaman terhadap “why” atau dasar pemikiran kebijakan menjadi krusial bagi seluruh insan BUMN. Dengan memahami latar belakang kebijakan, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat memicu persepsi negatif di masyarakat.

“Kalau kita paham dasar berpikirnya, kita tahu bahwa ini diperlukan untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah,” jelasnya.

Ia pun menegaskan kembali peran strategis BUMN sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan komunikasi yang efektif, kebijakan ekonomi yang dijalankan dapat dipahami sebagai langkah konkret dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan