JawaPos.com - Final Yonex Sunrise Indonesian Masters 2015 belum menjadi momen bagi pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari.
Pada pertemuan keempat melawan pasangan Tiongkok Yu Yang/Tang Yuanting, Greysia/Nitya kembali takluk dengan skor 17-21, 11-21.
“Kami bermain kurang tenang, mereka tampak lebih percaya diri dari kami karena selalu menang di pertemuan sebelumnya. Jadi next time kalau bertemu lagi, kami coba adu dari segi mental,” kata Greysia usai laga seperti dilansir laman resmi PBSI, Minggu (6/12).
Pada laga final yang berlangsung di stadion Graha Cakrawala, Malang, Greysia/Nitya memang underperformed. Keduanya tak dapat menahan laju Yu/Tang yang menerapkan permainan cepat khas pemain Tiongkok. Greysia/Nitya pun terlihat beberapa kali gagal mengembalikan smash Tang yang terkenal kencang.
Namun meski kalah, Gracia tetap yakin akan mampu bangkit di turnamen-turnamen lainnya dan akan memperbaiki setiap kesalahan yang ia lakukan saat pertandingan tersebut.
“Kami akan terus belajar apa yang menjadi kendala kami berdua dan mencoba mempelajari bagaimana cara membalikkan keadaan jadi bisa menang dari mereka. Soal teknik, akan kami pertajam lagi.” tutur Greysia.
Sebelumnya Indonesia sudah menyumbangkan satu gelar juara dari nomor ganda campuran lewat pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Masih ada peluang untuk menambah gelar lewat nomor ganda putra dan tunggal putra. (ndi/JPG)