← Beranda
IHSG Diproyeksi Melanjutkan Penguatan Hari Ini, Cek Target Resisten dan Support-nya
Djati WaluyoRabu, 5 Agustus 2026 | 15.03 WIB
Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan Rabu (6/8), setelah ditutup menguat tipis sebesar 1,37 persen ke level 6,319 pada perdagangan Selasa (5/8).

MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], hal tersebut berarti IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan target 6,334-6,403. Cermati akan adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6,280-6,306.

Adapun level support IHSG berada di 6,201, 6,029. Sementara itu, level resistance berada di 6,377 dan 6,454.

MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Hartadinata Abadi Tbk (EMAS), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), dan Reksa Dana ETF Premier IDX High Dividend 20 (XIHD).

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham ANTM. Pada perdagangan terakhir, saham ANTM menguat 0,70 persen ke level 2.890 dan disertai munculnya volume pembelian, meskipun pergerakannya masih berada di bawah MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi ANTM saat ini sedang berada pada bagian dari wave [d] dari wave B pada pola triangle.

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 2.750-2.830, dengan target harga 2.990 hingga 3.140 dan stop loss di bawah 2.710.

Sementara itu, saham EMAS juga direkomendasikan Buy on Weakness. Saham EMAS menguat 1,86 persen ke level 6.850 dan masih didominasi volume pembelian. Penguatan EMAS juga berhasil menembus MA60. MNC Sekuritas memperkirakan posisi EMAS saat ini sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (3).

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 6.775-6.825, dengan target harga 7.000 hingga 7.100 dan stop loss di bawah 6.650.

Untuk saham INDY, MNC Sekuritas juga merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham INDY menguat 7,69 persen ke level 2.520 dan disertai peningkatan volume pembelian.

Penguatan tersebut juga membuat INDY berhasil bergerak di atas cluster MA20 dan MA60. MNC Sekuritas memperkirakan posisi INDY saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave 5 dari wave (A) pada label hitam.

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 2.450-2.500, dengan target harga 2.690 hingga 2.830 dan stop loss di bawah 2.390.

Selain itu, saham VKTR juga direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham VKTR menguat 4,23 persen ke level 740 dan disertai peningkatan volume pembelian.

Pergerakan VKTR juga masih mampu berada di atas cluster moving average (MA). MNC Sekuritas memperkirakan posisi VKTR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A pada label hitam.

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 660-715, dengan target harga 760 hingga 810 dan stop loss di bawah 650.

Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas

Adapun XIHD juga masuk dalam daftar rekomendasi Buy on Weakness. XIHD terkoreksi 0,65 persen ke level 609 dan disertai munculnya volume penjualan, namun pergerakannya masih mampu berada di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi XIHD saat ini sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (1) pada label hitam.

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 594-602, dengan target harga 615 hingga 643 dan stop loss di bawah 585.

 

EDITOR: Kuswandi