← Beranda
Dampak Full Moon, BMKG Keluarkan Peringatan Banjir Rob di Pesisir Surabaya dan Banyuwangi
Dadang KurniaJumat, 18 September 2026 | 16.09 WIB
Ilustrasi banjir rob (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan peringatan dini potensi pasang air laut maksimum. Peringatan ini berlaku mulai 20 hingga 30 September 2026.

 

Peringatan ini dikeluarkan menyusul adanya fase bulan purnama atau full moon yang memengaruhi kondisi pasang surut air laut. Fase bulan purnama pada akhir September ini berpotensi memicu naiknya muka air laut secara signifikan. Atau yang biasa dikenal dengan fenomena banjir rob.

 

BMKG Maritim Tanjung Perak mencatat bahwa ketinggian pasang maksimum diprediksi dapat mencapai 130 sentimeter hingga 150 sentimeter dari rata-rata ketinggian muka air laut normal.

 

Kondisi air pasang yang lebih tinggi dari elevasi daratan ini dapat menyebabkan genangan yang masuk hingga ke kawasan permukiman maupun infrastruktur pesisir.

 

BMKG memetakan dua zona pesisir utama yang patut waspada banjir rob tersebut. Di antaranya pesisir Surabaya Barat yang meliputi Gresik, Lamongan, dan Tuban dengan ketinggian maksimum antara 130 sampai 140 sentimeter.

 

Lalu di pesisir Banyuwangi banjir rob diprediksi terjadi pada 27 - 30 September mendatang. Dengan ketinggian maksimum antara 140 sampai 150 sentimeter.

 

EDITOR: Diar Candra