JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur mengungkapkan, luasan lahan yang hangus terbakar 800 hektare.
Ini terjadi di area Savana Gunung Buthak, Kabupaten Malang, dan sisi selatan Gunung Kawinajang, Kabupaten Blitar.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengonfirmasi bahwa operasi pemadaman terpadu terus dikebut.
Kondisi cuaca ekstrem di ketinggian menjadi tantangan berat bagi tim gabungan, baik yang beroperasi di darat maupun udara.
"Luas area terbakar kurang lebih 800 hektare. Data berkembang," ujarnya dikonfirmasi JawaPos.com, Selasa (15/10).
Operasi udara menggunakan Helikopter PK-DAP telah digencarkan sejak pagi. Helikopter tersebut fokus menyasar titik api utama di area Savana Gunung Buthak.
Satriyo menjelaskan, helikopter telah melepaskan 12.000 liter air melalui skema water bombing yang dibagi dalam dua sortie.
Sortie pertama melakukan 10 kali water bombing dengan kapasitas 10.000 liter air, dan sortie kedua dilakukan 2 kali water bombing dengan kapasitas 2.000 liter air.
Sayangnya, operasi udara tersebut terpaksa dihentikan lebih awal. Helikopter PK-DAP harus kembali ke titik aman di Jatim Park 2.
Ini akibat cuaca berawan pekat dan tiupan angin kencang yang mencapai 26-30 knot di sekitar lokasi titik api.
"Helikopter kembali ke Jatim Park 2 karena kondisi cuaca berawan dengan kecepatan angin 26-30 knot di sekitar lokasi titik api. Hasil pemantauan, masih terlihat titik api di area Gunung Buthak," kata Satriyo.