← Beranda
Karhutla Kepung 3 Gunung di Jatim, Helikopter Water Bombing Gempur Titik Api di Bromo dan Semeru
Dadang KurniaSabtu, 12 September 2026 | 22.12 WIB
Helikopter PK-DAP melakukan pengambilan air untuk operasi water boombing di area kebakaran hutan dan lahan Gunung Bromo, tepatnya di kawasan Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (12/9). (Dok. BPBD Jatim)

 

JawaPos.com - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan masih melanda tiga kawasan pegunungan di Jawa Timur secara bersamaan hingga Sabtu (12/9). Titik api terpantau di kawasan Gunung Bromo (Probolinggo), Gunung Semeru (Lumajang), serta Gunung Argopuro (Jember).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno menyampaikan, khusus di Gunung Bromo dan Gunung Semeru, pihaknya telah mengerahkan Helikopter PK-DAP berkapasitas 1.000 liter untuk melakukan water bombing langsung ke titik-titik api yang sulit dijangkau.

Di Gunung Bromo, operasi water bombing telah menumpahkan 11.000 liter air dalam dua sortie. Sortie pertama menumpahkan 7.000 liter dan sortie kedua 4.000 liter. Sementara penerbangan ketiga masih berlangsung.

"Helikopter PK-DAP melakukan Observasi di Area Gunung Bromo dan melakukan Water Bombing (WB) di daerah yang terpantau adanya kepulan asap atau titik api," ujarnya kepada JawaPos.com.

Satriyo mengungkapkan, medan yang terjal dan licin menghambat tim darat menjangkau titik api di bagian atas. Sementara di udara, angin kencang serta jarak pandang yang tertutup kabut dan asap tebal menjadi tantangan utama bagi pilot helikopter.

Satriyo melanjutkan, berdasarkan hasil observasi udara pada Sabtu pagi, titik asap baru terdeteksi di kawasan Gunung Semeru. Lokasi api berada di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, serta area antara Pos Pendakian 2 menuju Pos 3.

"Helikopter PK-DAP langsung diterjunkan dan telah melakukan 9 kali water bombing dengan total 9.000 liter air," ucapnya.

Ia mengatakan, tim pemadam gabungan saat ini sedang bergerak menuju lokasi melalui jalur pendakian darat untuk mencegah api semakin meluas.

Selain itu, kepulan asap tebal juga terpantau di lereng Gunung Argopuro, tepatnya di wilayah Desa Suci, Kecamatan Panti, pada Sabtu. Titik api berada di lereng pegunungan yang curam dan tidak dapat dijangkau oleh tim darat.

Upaya sementara, tim gabungan masih melakukan pemantauan visual dari Gunung Gilap karena kawasan puncak Argopuro saat ini sepenuhnya tertutup kabut. BPBD Jatim diakuinya terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk merumuskan skema penanganan terbaik di kawasan ini.

EDITOR: Estu Suryowati