← Beranda
Kemarau Ekstrem, Warga Desa di Tanah Bumbu Berharap Sumber Air dari Embung
Ilham SafutraKamis, 10 September 2026 | 22.33 WIB
Embung Mangkalapi ketika dalam persiapan pembangunan. (Dok. PT CK)

 

JawaPos.com - Musim kemarau ekstrem yang melanda di Kalimantan Selatan (Kalsel) berdampak dengan kekeringan bagi warga Desa Mangkalapi, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu.

Kekeringan itu diperparah dengan kawasan mereka cukup jauh dari sungai. Sehingga, pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari sulit didapatkan.

Kini warga setempat berharap sumber air dari embung. Embung itu dibangun di lahan yang dihibahkan Kepala Desa Mangkalapi, Sahrani. Pembangunannya dilakukan oleh PT Cipta Kridatama (CK), sebuah perusahaan jasa pertambangan yang beroperasi di kabupaten tersebut.

Adapun embung itu berukuran 30 meter x 70 meter dengan kedalaman mencapai 8 meter. Saat ini sedang pengeboran dalam untuk mengisi atau menggenangi embung masih terus berlangsung.

Baca Juga: Antisipasi Kemarau Ekstrem 2026, Jatim Kebut 1.800 Sumur Bor Baru Tahun Ini

Camat Teluk Kepayang Joni Swarno mengatakan, saat musim kemarau ini warga menghadapi kesulitan air. Sekitar 250-an rumah tangga membutuhkan pasokan air bersih. Permukiman cukup jauh dari sungai. "Sejumlah pengeboran sebelumnya juga belum menemukan sumber air memadai," ujar Joni Swarno pada Kamis (10/9).

Kehadiran embung menjadi langkah penting membantu masyarakat menghadapi kelangkaan air bersih saat kemarau. "Kami berharap proses penggenangan segera tuntas sehingga fasilitas dimanfaatkan penuh oleh masyarakat, terutama menjelang puncak kemarau berikutnya,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur CK Roni Setyawan mengatakan, kehadiran perusahaan di suatu wilayah harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di sekitarnya. Air bersih dipilih sebagai titik awal. Alasannya, berhubungan dengan kesehatan keluarga, ketahanan pangan, hingga kesiapan warga menghadapi kemarau panjang.

Dalam pembangunannya, masyarakat terlibat sejak dari perencanaan hingga perawatan embung. Ke depan, masyarakat ikut mengelolanya dan manfaatnya bisa dirasakan setiap hari. "Embung Mangkalapi adalah komitmen CK untuk hadir dengan solusi yang dirasakan langsung masyarakat," kata Roni Setyawan.

Baca Juga: Musim Kemarau 2025 di Jatim Diprediksi Lebih Pendek dan Terlambat, Warga Diminta Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

Selain membangun embung, PT CK melakukan pengeboran sumber air, pembangunan tower penampungan, pemasangan jaringan pipa, dan sambungan ke sekitar 250 rumah warga. Pengeboran telah mencapai kedalaman 95 meter dari target sekitar 110 meter. Jaringan pipa dari embung menuju tower juga sudah selesai dibangun.

Bagi CK, embung di Desa Mangkalapi bukan titik akhir. Ini merupakan wujud komitmen tanggung jawab sosial sekaligus sinergi perusahaan dengan masyarakat. Kolaborasi perusahaan tidak akan berhenti di embung saja, tapi akan terus berlanjut ke program sosial lainnya bersama seluruh pemangku kepentingan di wilayah operasional.

EDITOR: Ilham Safutra