← Beranda
6 Mantan Anggota OPM di Papua Resmi Berikrar Setia kepada NKRI
Syahrul YunizarKamis, 10 September 2026 | 22.11 WIB
Mantan simpatisan dan anggota OPM menyatakan sumpah setia kembali ke pangkuan NKRI di Papua. (TNI)

JawaPos.com - Sebanyak 6 mantan simpatisan dan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) memutuskan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Para prajurit dari Komando Operasi (Koops) TNI Habema menyaksikan ikrar setiap eks OPM tersebut.

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna menjelaskan, mantan anggota OPM itu berikrar setia usai menerima pendekatan humanis dan pembinaan teritorial oleh TNI di Papua Tengah.

”Dalam 2 hari berturut-turut, sebanyak 5 simpatisan Organisasi Papua Merdeka Kodap VIII/Intan Jaya dan seorang anggota OPM Kodap XXXIV/Beoga secara resmi menyatakan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Wirya dalam keteranganya pada Kamis (10/9).

Baca Juga: Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas

Menurut Wirya, langkah tersebut menjadi bukti nyata menguatnya kesadaran masyarakat untuk mengakhiri konflik bersenjata demi mewujudkan kedamaian yang berkelanjutan di Tanah Papua.

Ikrar setia pertama berlangsung di Titik J2 Satgas Yonif 744/SYB, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pada Minggu (6/9).

Sebanyak 5 simpatisan OPM berinisial JJ, PB, RS, NS, dan MS yang berlatar belakang pelajar, pengemudi ojek, hingga pekerja mandiri, dengan penuh kesadaran kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

”Sebelum mengambil keputusan tersebut, kelimanya sempat mengikuti proses komunikasi dan dialog persuasif usai terindikasi melakukan interaksi dengan pimpinan TPNPB-OPM Kodap VIII/Intan Jaya,” beber Wirya.

Sumpah setia kedua, berlangsung di Kabupaten Puncak. Erison Murib alias Buton Murib yang merupakan anggota OPM Kodap XXXIV/Beoga pimpinan Arodi Kulla memilih kepala ke pangkuan NKRI.

Baca Juga: OPM Sandera 9 Orang Termasuk Anak-anak, Pemerintah Diminta Gerak Cepat

Erison berperan sebagai penyuplai logistik kelompok bersenjata serta terindikasi pernah terlibat dalam kerusuhan di Julukoma pada 2019 silam.

Ia secara resmi mengucapkan ikrar kesetiaan di Lapangan Koramil 1717-03/Beoga pada Senin (7/9).

dengan demikian, total ada enam simpatisan dan anggota OPM yang baru saja berikrar setia kepada NKRI.

Eks OPM Pilih Jalan Damai

Tidak hanya para prajurit TNI dari Koops TNI Habema, momen tersebut disaksikan oleh pihak keluarga, perwakilan pemerintah daerah (pemda), tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

Menurut Wirya, keberanian eks simpatisan dan anggota OPM memilih jalan damai patut diapresiasi.

Baca Juga: Di Tengah Ancaman OPM, Korem Praja Vira Braja dan Warga Paniai Kibarkan Bendera Merah Putih

Dia memastikan, pintu persaudaraan selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin meletakkan senjata.

TNI, lanjut Wirya, berkomitmen terus mengedepankan komunikasi sosial dan memprioritaskan keselamatan serta kesejahteraan masyarakat Papua.

Tentu dengan tetap memastikan pengawalan terhadap proses pemulihan sosial para mantan anggota OPM di tengah lingkungan masyarakat.

”TNI mengimbau seluruh saudara-saudara yang masih berada di dalam kelompok bersenjata untuk segera kembali menyatu bersama masyarakat dan bergotong royong membangun Papua,” ujarnya.

Baca Juga: Beraksi di Tolikara Papua Pegunungan, OPM Tembak Seorang Warga di Distrik Wenam

EDITOR: Bayu Putra